46 murid TK di China keracunan makanan
Kamis, 30 Mei 2013 - 15:49 WIB
46 murid TK di China keracunan makanan
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 51 murid Taman Kanak-kanak (TK) swasta di Guiyang, Provinsi Guizhou, China barat dilaporkan menderita keracunan makanan. Demikian dilaporkan pemerintah setempat seperti dilansir, Xinhua, Kamis (30/5/2013).
Pejabat pemerintah di Guiyang mengatakan, seluruh anak kecil itu terpaksa dilarikan kerumah sakit dan menjalani perawatan. "Sampai pukul 1 dini hari tadi, kondisi kesehatan 46 siswa telah membaik dan telah diperbolehkan pulang, sementara lima orang lainnya masih harus menjalani perawatan," ungkap pejabat pemerintah di Guiyang.
Puluhan anak itu dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami keluhan yang sama, yakni pusing dan muntah-muntah sejak pukul 2 siang. Karena tidak kunjung membaik, anak-anak tersebut akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Daerah Guizhou.
Tidak diketahui apa yang menyebabkan keracunan pada puluhan siswa tersebut. Kepolisian setempat masih melakukan investigasi. Menindaklajuti kasus tersebut, polisi setempat telah menahan pemilik TK Chunfeng yang berada di Distrik Yunyan.
Selain pemilik yang namanya tidak dipublikasikan, sejumlah pengurus di TK itu juga itu ditahan.
Pejabat pemerintah di Guiyang mengatakan, seluruh anak kecil itu terpaksa dilarikan kerumah sakit dan menjalani perawatan. "Sampai pukul 1 dini hari tadi, kondisi kesehatan 46 siswa telah membaik dan telah diperbolehkan pulang, sementara lima orang lainnya masih harus menjalani perawatan," ungkap pejabat pemerintah di Guiyang.
Puluhan anak itu dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami keluhan yang sama, yakni pusing dan muntah-muntah sejak pukul 2 siang. Karena tidak kunjung membaik, anak-anak tersebut akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Daerah Guizhou.
Tidak diketahui apa yang menyebabkan keracunan pada puluhan siswa tersebut. Kepolisian setempat masih melakukan investigasi. Menindaklajuti kasus tersebut, polisi setempat telah menahan pemilik TK Chunfeng yang berada di Distrik Yunyan.
Selain pemilik yang namanya tidak dipublikasikan, sejumlah pengurus di TK itu juga itu ditahan.
(esn)