PBB desak Papua Nugini atasi pembunuhan akibat tuduhan sihir
Jum'at, 12 April 2013 - 22:09 WIB
PBB desak Papua Nugini atasi pembunuhan akibat tuduhan sihir
A
A
A
Sindonews.com – PBB meminta Pemerintah Papua Nugini untuk bisa menghentikan pembunuhan sadis yang terjadi di negara itu, sebagai akibat dari tuduhan terkait kegiatan sihir. Seruan ini dikeluarkan PBB, setelah seorang wanita tua dipenggal kepalanya karena dituduh memiliki kekuatan sihir.
"PBB sangat terganggu dengan meningkatnya laporan tentang aksi kekerasan, penyiksaan, dan pembunuhan terhadap orang-orang yang dituduh mempraktekkan ilmu sihir di seluruh negeri,” sebut pernyataan PBB, Jumat (12/4/2013).
"Pembunuhan ini merupakan pembunuhan main hakim sendiri dan tidak bisa diobati dengan impunitas," lanjut pernyataan itu. Pembunuhan itu terjadi di Distrik Bana Selatan, di mana dua wanita yang dituduh memiliki kekuatan sihir, diculik dan disiksa, sebelum salah satu dari mereka akhirnya dipenggal.
"Kasus ini menambah peningkatan laporan ekstra yudisial penyiksaan dan pembunuhan laki-laki dan perempuan, terutama perempuan tua yang dituduh memiliki sihir," tambah pernyataan itu, sepeti dikutip dari ChannelnewsAsia.
Di Papua Nugini, ada keyakinan luas di kalangan masyarakat negeri itu, bahwa sihir adalah penyebab dari sejumlah malapetaka dan kematian yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
"PBB sangat terganggu dengan meningkatnya laporan tentang aksi kekerasan, penyiksaan, dan pembunuhan terhadap orang-orang yang dituduh mempraktekkan ilmu sihir di seluruh negeri,” sebut pernyataan PBB, Jumat (12/4/2013).
"Pembunuhan ini merupakan pembunuhan main hakim sendiri dan tidak bisa diobati dengan impunitas," lanjut pernyataan itu. Pembunuhan itu terjadi di Distrik Bana Selatan, di mana dua wanita yang dituduh memiliki kekuatan sihir, diculik dan disiksa, sebelum salah satu dari mereka akhirnya dipenggal.
"Kasus ini menambah peningkatan laporan ekstra yudisial penyiksaan dan pembunuhan laki-laki dan perempuan, terutama perempuan tua yang dituduh memiliki sihir," tambah pernyataan itu, sepeti dikutip dari ChannelnewsAsia.
Di Papua Nugini, ada keyakinan luas di kalangan masyarakat negeri itu, bahwa sihir adalah penyebab dari sejumlah malapetaka dan kematian yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
(esn)