Diguncang gempa 6,3 SR, 37 warga Iran tewas

Rabu, 10 April 2013 - 12:08 WIB
Diguncang gempa 6,3...
Diguncang gempa 6,3 SR, 37 warga Iran tewas
A A A
Sindonews.com - Gempa berkekuatan 6,3 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Khurmoj, Provinsi Busher, Iran, Selasa (9/4/2013) pukul 4.22 sore waktu setempat. Menurut Fereydoun Hassanvand, Gubernur Provinsi Bushehr, gempa tersebut menewaskan 37 orang dan melukai 850 warga dari 50 desa.

"Gempa ini menghancurkan sekitar 700 rumah di Provinsi Bushehr, sebagian besar rumah yang hancur tersebut dari batu bata. Sementara itu, gempa menewaskan 37 orang dan melukai lebih dari 850 orang," ungkap Hassanvand, seperti dilansir Reuters, Rabu (10/4/2013).

Sejumlah tim medis dan Bulan Sabit Merat Iran tiba di sejumlah lokasi kejadian beberapa waktu kemudian. Mereka berhasil menemukan 20 orang yang tertimbun dalam puing-puing rumah yang hancur.

Kantor berita IRNA melaporkan, sebanyak tiga penduduk Kota Khurmoj dilaporkan tewas, sementara 650 orang terluka. Selain itu, hampir sebagian besar bangunan yang terletak dekat dengan Kota Khurmoj yakni, Desa Sana dan Desa Shanbe, dilaporkan hancur. Menurut BBC, gempa tersebut berdampak pada 10 ribu warga yang menghuni 50 desa di Provinsi Bushehr.

Pemerintah setempat terpaksa memutuskan aliran listrik dan air, sementara masyarakat lebih memilih tinggal di jalan karena masih terjadi gempa susulan pasca gempa utama, dimana yang terbesar berkekuatan 5,4 SR.

Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei lantas menyampaikan ungkapan belasungkawa pada keluarga korban. Khamenei lantas mendesak Gubernur Bushehr mengerahkan semua upaya untuk membantu para korban gempa.

Menurut laporan awal Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) gempa berkekuatan 6,3 SR tersebut berpusat pada satu wilayah yang terletak dekat 90 km dari Pusat Pembangkit Tenaga Nuklir Bushehr dan bersumber pada kedalaman 12 km.

Kuatnya getaran gempa ini juga dirasakan hingga ke wilayah di seberang Teluk, di Dubai, Qatar dan Bahrain. Di Qatar dan Bahrain, sejumlah pegawai kantor panik dan berhamburan ke luar kantor.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
51 menit yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
1 jam yang lalu
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
1 jam yang lalu
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
2 jam yang lalu
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
2 jam yang lalu
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved