2 tentara NATO tewas dalam kecelakaan helikopter di Afghanistan
Selasa, 09 April 2013 - 22:18 WIB
2 tentara NATO tewas dalam kecelakaan helikopter di Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Dua tentara NATO dilaporkan ketika sebuah helikopter jatuh di wilayah timur Afghanistan, Selasa (9/4/2013). "Dua anggota Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) tewas, setelah terjadinya kecelakaan helikopter di Afghanistan timur," kata pernyataan ISAF, seperti dikutip dari Xinhua.
Sebelumnya, media lokal melaporkan, bahwa helikopter itu jatuh di Distrik Pachir Wa Agam, bagian timur provinsi Nangarhar yang berbatasan dengan Pakistan. Di bawah kebijakan ISAF, pernyataan itu tidak mengungkapkan kebangsaan korban yang tewas.
Sementara itu, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan kepada media lokal melalui telepon seluler dari lokasi yang dirahasiakan, bahwa pemberontak menembak jatuh sebuah helikopter Amerika Serikat di Nangarhar pada Selasa pagi.
Namun, pernyataan ISAF mengesampingkan keterlibatan pemberontak dalam insiden itu. "Penyebab insiden itu sedang diselidiki, namun laporan awal menunjukkan tidak ada aktivitas musuh di daerah tersebut pada saat kecelakaan itu terjadi," lanjut pernyataan itu.
Insiden ini adalah kecelakaan udara kedua sejak awal April. Pada 3 April, sebuah jet tempur F-16 jatuh di bagian timur provinsi Parwan dan menewaskan sang pilot. Selain itu, sejak awal tahun ini, sudah tiga helikopter ISAF yang jatuh dan menewaskan 6 orang.
Sebelumnya, media lokal melaporkan, bahwa helikopter itu jatuh di Distrik Pachir Wa Agam, bagian timur provinsi Nangarhar yang berbatasan dengan Pakistan. Di bawah kebijakan ISAF, pernyataan itu tidak mengungkapkan kebangsaan korban yang tewas.
Sementara itu, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan kepada media lokal melalui telepon seluler dari lokasi yang dirahasiakan, bahwa pemberontak menembak jatuh sebuah helikopter Amerika Serikat di Nangarhar pada Selasa pagi.
Namun, pernyataan ISAF mengesampingkan keterlibatan pemberontak dalam insiden itu. "Penyebab insiden itu sedang diselidiki, namun laporan awal menunjukkan tidak ada aktivitas musuh di daerah tersebut pada saat kecelakaan itu terjadi," lanjut pernyataan itu.
Insiden ini adalah kecelakaan udara kedua sejak awal April. Pada 3 April, sebuah jet tempur F-16 jatuh di bagian timur provinsi Parwan dan menewaskan sang pilot. Selain itu, sejak awal tahun ini, sudah tiga helikopter ISAF yang jatuh dan menewaskan 6 orang.
(esn)