Targetkan pasukan NATO, bom bunuh diri lukai 2 warga Afghanistan
Senin, 27 Mei 2013 - 18:43 WIB
Targetkan pasukan NATO, bom bunuh diri lukai 2 warga Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pelaku bom bunuh diri melancarkan aksinya saat berada di sebelah konvoi kendaraan pasukan NATO di Provinsi Farah, Afghanistan, Senin (27/5/2013).
Abdul Rahman Zhawandon, Juru Bicara Pemerintah Provinsi Farah mengatakan, serangan bom tersebut melukai dua warga sipil.
"Pelaku serangan bom bunuh diri melancarkan aksinya dengan mengendarai mobil yang sarat akan muatan bahan peledak di Distrik Balablok, sekitar pukul 10 pagi waktu setempat," ungkap Zhawandon kepada Xinhua.
Zhawandon mengatakan, konvoi pasukan asing yang menjadi sasaran serangan bom bunuh diri adalah milik pasukan Italia. Saat ledakan terjadi, mereka sedang melakukan patroli rutin.
Zhawandon menambahkan, serangan bom bunuh diri juga menimbulkan korban dari pihak NATO, tapi dia menolak untuk memberikan penjelasan detail. Menurutnya, pemimpin NATO lebih berhak untuk menungkapkan data tersebut. Tapi, hingga kini NATO belum merilis laporan terkait serangan bom bunuh diri itu.
Beberapa waktu setelah serangan, Qari Yusuf Ahmadi, berbicara atas nama Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu kepada media. Namun, ia tak mengungkapkan jumlah korban tewas dan asal negara tentara NATO itu.
Serangan ini terjadi sepekan setelah serangan bom rakitan yang meghancurkan sebuah kendaraan patroli di Distrik Zhari, Provinsi Kandahar. Serangan tersebut menewaskan tiga tentara NATO dari Amerika Serikat (AS).
Tercatat sudah tujuh serangan bom yang melanda wilayah Afghanistan sepanjang Mei 2013. Terhitung sudah 65 tentara NATO tewas sepanjang 2013, di mana 36 diantaranya berasal dari AS.
Abdul Rahman Zhawandon, Juru Bicara Pemerintah Provinsi Farah mengatakan, serangan bom tersebut melukai dua warga sipil.
"Pelaku serangan bom bunuh diri melancarkan aksinya dengan mengendarai mobil yang sarat akan muatan bahan peledak di Distrik Balablok, sekitar pukul 10 pagi waktu setempat," ungkap Zhawandon kepada Xinhua.
Zhawandon mengatakan, konvoi pasukan asing yang menjadi sasaran serangan bom bunuh diri adalah milik pasukan Italia. Saat ledakan terjadi, mereka sedang melakukan patroli rutin.
Zhawandon menambahkan, serangan bom bunuh diri juga menimbulkan korban dari pihak NATO, tapi dia menolak untuk memberikan penjelasan detail. Menurutnya, pemimpin NATO lebih berhak untuk menungkapkan data tersebut. Tapi, hingga kini NATO belum merilis laporan terkait serangan bom bunuh diri itu.
Beberapa waktu setelah serangan, Qari Yusuf Ahmadi, berbicara atas nama Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu kepada media. Namun, ia tak mengungkapkan jumlah korban tewas dan asal negara tentara NATO itu.
Serangan ini terjadi sepekan setelah serangan bom rakitan yang meghancurkan sebuah kendaraan patroli di Distrik Zhari, Provinsi Kandahar. Serangan tersebut menewaskan tiga tentara NATO dari Amerika Serikat (AS).
Tercatat sudah tujuh serangan bom yang melanda wilayah Afghanistan sepanjang Mei 2013. Terhitung sudah 65 tentara NATO tewas sepanjang 2013, di mana 36 diantaranya berasal dari AS.
(esn)