AS: Semua opsi tentang nuklir Iran ada di atas meja
Sabtu, 23 Maret 2013 - 15:34 WIB
AS: Semua opsi tentang nuklir Iran ada di atas meja
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan pada Jumat (22/3/2013) di Amman, Jordania, bahwa AS percaya diplomasi adalah resolusi terbaik untuk program nuklir Iran.
"Iran tidak memiliki kredibilitas untuk meyakinkan dunia, bahwa mereka mengembangkan kemampuan nuklir untuk alasan damai. Kepemilikan Iran atas nuklir adalah masalah regional dan internasional," kata Obama dalam sebuah konferensi pers di Amman bersama dengan Raja Abdullah II dari Yordania.
"Saya akan mempertahankan semua opsi untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir yang akan berbahaya," kata Obama, seperti dikutip dari Xinhua. Menurut Obama, Iran perlu meyakinkan masyarakat internasional, bahwa mereka tidak berniat membuat bom nuklir.
"Masalah dengan Iran bisa dipecahkan. Kami akan menerapkan tekanan untuk memecahkan masalah itu," lanjut Obama. Hingga kini, AS dan sekutunya masih menerapkan sanksi bagi Iran, terkait program nuklir yang dikembangkan Iran.
Pemimpin Yordania mengatakan, setiap tindakan militer terhadap Iran akan memperburuk situasi. Raja Abdullah juga menambahkan, tidak ada yang bisa menjamin apa yang akan terjadi dalam kasus perang regional.
"Iran tidak memiliki kredibilitas untuk meyakinkan dunia, bahwa mereka mengembangkan kemampuan nuklir untuk alasan damai. Kepemilikan Iran atas nuklir adalah masalah regional dan internasional," kata Obama dalam sebuah konferensi pers di Amman bersama dengan Raja Abdullah II dari Yordania.
"Saya akan mempertahankan semua opsi untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir yang akan berbahaya," kata Obama, seperti dikutip dari Xinhua. Menurut Obama, Iran perlu meyakinkan masyarakat internasional, bahwa mereka tidak berniat membuat bom nuklir.
"Masalah dengan Iran bisa dipecahkan. Kami akan menerapkan tekanan untuk memecahkan masalah itu," lanjut Obama. Hingga kini, AS dan sekutunya masih menerapkan sanksi bagi Iran, terkait program nuklir yang dikembangkan Iran.
Pemimpin Yordania mengatakan, setiap tindakan militer terhadap Iran akan memperburuk situasi. Raja Abdullah juga menambahkan, tidak ada yang bisa menjamin apa yang akan terjadi dalam kasus perang regional.
(esn)