Assad berjanji bersihkan Suriah dari kaum teroris
Sabtu, 23 Maret 2013 - 14:29 WIB
Assad berjanji bersihkan Suriah dari kaum teroris
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Suriah Bashar al-Assad berjanji akan membersihkan negara itu dari kaum teroris. Penegasan ini disampaikan Assad, setelah terjadinya aksi bom bunuh diri di sebuah masjid di pusat kota Damaskus, Jumat (23/3/2013).
Dalam aksi bom bunuh diri itu, 42 orang tewas, termasuk seorang ulama pro Pemerintah Suriah, Muhammad al-Buti. Selama ini, Buti kerap melayangkan kecaman pada kaum pemberontak Suriah dan mengajak warga Suriah untuk bergabung dengan tentara Pemerintah Suriah.
"Darahmu dan bahwa dari semua martir Suriah tidak akan ditumpahkan sia-sia," kata Assad. "Kami akan mematuhi pemikiran Anda untuk menghilangkan kegelapan dan ekstremisme, sampai kita membersihkan negara kita dari mereka," kata Assad.
Meski perang saudara sudah berlangsung hampir dua tahun di Suriah, namun serangan langsung terhadap sebuah masjid hampir tak pernah terjadi. Karenanya, aksi bom bunuh diri di Masjid Iman ini mengagetkan kedua kubu yang bertikai.
Juru Bicara Pemberontak Suriah, Loay Maqdad mengatakan, Tentara Pembebesan Suriah tak berada di balik serangan itu. “Kami di Angkatan Darat Tentara Pembebasan Suriah tidak mengambil tanggung jawab apa pun untuk operasi ini. Kami tidak melakukan jenis bom bunuh diri dan kami tidak menargetkan masjid," kata Maqdad kepada stasiun televisi Al Arabiya.
Dalam aksi bom bunuh diri itu, 42 orang tewas, termasuk seorang ulama pro Pemerintah Suriah, Muhammad al-Buti. Selama ini, Buti kerap melayangkan kecaman pada kaum pemberontak Suriah dan mengajak warga Suriah untuk bergabung dengan tentara Pemerintah Suriah.
"Darahmu dan bahwa dari semua martir Suriah tidak akan ditumpahkan sia-sia," kata Assad. "Kami akan mematuhi pemikiran Anda untuk menghilangkan kegelapan dan ekstremisme, sampai kita membersihkan negara kita dari mereka," kata Assad.
Meski perang saudara sudah berlangsung hampir dua tahun di Suriah, namun serangan langsung terhadap sebuah masjid hampir tak pernah terjadi. Karenanya, aksi bom bunuh diri di Masjid Iman ini mengagetkan kedua kubu yang bertikai.
Juru Bicara Pemberontak Suriah, Loay Maqdad mengatakan, Tentara Pembebesan Suriah tak berada di balik serangan itu. “Kami di Angkatan Darat Tentara Pembebasan Suriah tidak mengambil tanggung jawab apa pun untuk operasi ini. Kami tidak melakukan jenis bom bunuh diri dan kami tidak menargetkan masjid," kata Maqdad kepada stasiun televisi Al Arabiya.
(esn)