8 orang tewas dalam dua ledakan bom di Afghanistan
Kamis, 21 Maret 2013 - 17:17 WIB
8 orang tewas dalam dua ledakan bom di Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com - Dua buah bom meledak secara terpisah di Provinsi Helmand dan Provinsi Takhar, Kamis (21/3/2013). Setidaknya delapan orang dilaporkan tewas, sementara delapan orang lainnya menderita luka-luka dalam ledakan tersebut.
Farid Zirak, Juru Bicara Provinsi Helmand mengatakan, sebuah bom meledak di Distrik Marja, selatan Provinsi Helmand. "Sebuah rompi bom bunuh diri ditemukan di sebuah madrasah di Desa Shin Ghazak, Distrik Marja. Bom itu meledak pukul 7 pagi waktu setempat dan menewaskan lima orang, serta melukai enam orang lainnya," ungkap Zirak seperti dilansir Xinhua.
Secara terpisah, Abdul Khalil Asir, Juru Bicara Kepolisian Provinsi Takhar melaporkan sebuah ledakan bom di lingkungan yang selama ini relatif damai. "Abdul Manan Hakimi, Gubernur Distrik Ashkamish ditemukan tewas bersama dua warga sipil lainnya, setelah sebuah bom meledak dekat rumahnya, pada pukul 8.30 pagi ini," ungkap Asir.
Asir mengatakan, sebelum ledakan terjadi, Gubernur Hakimi baru saja keluar dari rumahnya, dia hendak pergi ke suatu tempat. Asir dan Zirak belum dapat memastikan dalang di balik aksi pemboman ini. Namun, Zirak mengatakan, tidak tertutup kemungkinan serangan ini dilakukan oleh kelompok Taliban, kelompok yang kerap melancarkan aksi teror.
Aksi pemboman ini bertepatan dengan masuknya tahun baru Persia atau Nawroz, yang menurut kalender Afghanistan jatuh pada 21 Maret. Guna menanggulangi berbagai bentuk kekacauan, Pemerintah Afghanistan telah memperketat keamanan di seluruh negeri.
Sementara itu, Presiden Afghanistan, Hamid Karzai pagi ini telah mengucapkan selamat tahun baru Nawroz. Dia berharap di tahun yang baru ini, Afghanistan akan diberkahi perdamaian, keamanan, dan kemajuan.
Farid Zirak, Juru Bicara Provinsi Helmand mengatakan, sebuah bom meledak di Distrik Marja, selatan Provinsi Helmand. "Sebuah rompi bom bunuh diri ditemukan di sebuah madrasah di Desa Shin Ghazak, Distrik Marja. Bom itu meledak pukul 7 pagi waktu setempat dan menewaskan lima orang, serta melukai enam orang lainnya," ungkap Zirak seperti dilansir Xinhua.
Secara terpisah, Abdul Khalil Asir, Juru Bicara Kepolisian Provinsi Takhar melaporkan sebuah ledakan bom di lingkungan yang selama ini relatif damai. "Abdul Manan Hakimi, Gubernur Distrik Ashkamish ditemukan tewas bersama dua warga sipil lainnya, setelah sebuah bom meledak dekat rumahnya, pada pukul 8.30 pagi ini," ungkap Asir.
Asir mengatakan, sebelum ledakan terjadi, Gubernur Hakimi baru saja keluar dari rumahnya, dia hendak pergi ke suatu tempat. Asir dan Zirak belum dapat memastikan dalang di balik aksi pemboman ini. Namun, Zirak mengatakan, tidak tertutup kemungkinan serangan ini dilakukan oleh kelompok Taliban, kelompok yang kerap melancarkan aksi teror.
Aksi pemboman ini bertepatan dengan masuknya tahun baru Persia atau Nawroz, yang menurut kalender Afghanistan jatuh pada 21 Maret. Guna menanggulangi berbagai bentuk kekacauan, Pemerintah Afghanistan telah memperketat keamanan di seluruh negeri.
Sementara itu, Presiden Afghanistan, Hamid Karzai pagi ini telah mengucapkan selamat tahun baru Nawroz. Dia berharap di tahun yang baru ini, Afghanistan akan diberkahi perdamaian, keamanan, dan kemajuan.
(esn)