Pangeran Charles Nyerah belajar bahasa Arab

Kamis, 14 Maret 2013 - 19:29 WIB
Pangeran Charles Nyerah...
Pangeran Charles Nyerah belajar bahasa Arab
A A A
Sindonews.com - Pewaris takhta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles, rupanya sudah lama terpesona dengan seni dari Timur tengah. Dalam beberapa bulan terakhir, Pangeran Charles ternyata telah mengambil kursus bahasa Arab secara privat.

Pengakuan tersebut terkuak saat dia menghadiri sebuah pertemuan di jaringan Alumni Qatar yang telah mengambil kuliah di Inggris. Pertemuan ini berlangsung di Qatar, Kamis (14/3/2013).

"Anda semua berbicara dalam bahasa Inggris yang baik," ungkap Pangeran Charles kepada sekelompok tamu undangan. Menaggapi ucapan Pangeran Inggris tersebut, Dr Mohammed Bin Saleh al-Sada, ketua asosiasi sekaligus Menteri Energi Qatar memintanya untuk berbicara dalam bahasa Arab.

Charles pun mengaku telah berusaha mempelajari bahasa Arab. "Saya mencoba mempelajarinya. Tapi, saya menyerah. Bahasa itu masuk ke satu telinga dan keluar lewat telinga lain," ungkap Pangeran Charles kepada sekelompok tamu undangan. "Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar," balas Mohammed.

Kemudian, salah satu asisten Charles mengatakan, selama lebih dari enam bulan Pangeran telah mengikuti kursus bahasa Arab secara privat. Dengan memahani bahasa Arab, dia berharap dapat memahami perbedaan dialog antar agama, memahami tulisan al-quran dalam teks asli dan juga dapat menguraikan tulisan Arab saat dia mengunjungi masjid ataupun musium seni Islam.

Ajudan itu menambahkan, pangeran dapat berbicara dalam dua bahasa asing, yakni bahasa Prancis dan Jerman, dia mempelajari bahasa itu di Welsh.
(esn)
Berita Terkait
Keterkejutan Sosial
Keterkejutan Sosial
Saatnya Makna Baru Kata...
Saatnya Makna Baru Kata Sosial dalam Media Sosial
Pemprov DKI Gelontorkan...
Pemprov DKI Gelontorkan Rp17,18 Triliun untuk Program Bantuan Sosial
Komite III DPD RDP dengan...
Komite III DPD RDP dengan Jasa Raharja Bahas Sistem Jaminan Sosial Nasional
Ganjar: Tugas Negara...
Ganjar: Tugas Negara Menciptakan Keadilan Sosial, Bukan Bantuan Sosial
Komunikasi Jaminan Sosial
Komunikasi Jaminan Sosial
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
50 menit yang lalu
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
1 jam yang lalu
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
3 jam yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
4 jam yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
5 jam yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
5 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved