15 penambang emas dipecat karena joget Harlem Shake

Senin, 04 Maret 2013 - 19:32 WIB
15 penambang emas dipecat...
15 penambang emas dipecat karena joget Harlem Shake
A A A
Sindonews.com – Sebuah perusahaan operator tambang emas di Australia, dilaporkan telah memecat 15 pegawai mereka karena berjoget ala Harlem Shake di lokasi tambang. Seperti dilaporkan watoday.com.au, Senin (4/3/2013), mereka dipecat karena dianggap melakukan hal yang berbahaya bagi keamanan.

Sebuah video yang diunggah di YouTube menunjukkan, delapan penambang memakai peralatan keselamatan saat melakukan joget Harlem Shake di tambang emas Agnew, Australia, pekan lalu. Sebuah surat kabar Australia mengutip seorang pekerja yang dipecat melaporkan, bahwa 15 orang penambang dipecat, termasuk mereka yang menonton aksi itu, meski tidak berpartisipasi.

Para penambang menari memakai helm, tetapi lima lainnya bertelanjang dada. Pekerja yang dipecat mengatakan kepada surat kabar tersebut, bahwa kaos itu telah dihapus untuk memastikan nama Barminco (perusahaan penambang emas) tidak muncul dalam video.

Barminco, yang beroperasi di Afrika serta Australia, tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar atas kasus ini. Operator tambang di Australia menarik minat banyak pekerja karena menerapkan standar gaji yang tinggi. Itu pula sebabnya, mereka dikenal sangat disiplin.

Pekerja yang tidak disebutkan namanya, yang berbicara kepada surat kabar itu mengatakan, para penambang hanya ingin sedikit bersenang-senang. Sebuah halaman di facebook dibuat untuk mendukung agar para pekerja yang dipecat, bisa kembali dipekerjakan.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
2 jam yang lalu
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
5 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
6 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
7 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
8 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved