Pemerintah larang tentara Afghanistan minta dukungan udara asing
Selasa, 19 Februari 2013 - 12:29 WIB
Pemerintah larang tentara Afghanistan minta dukungan udara asing
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengeluarkan dekrit yang isinya melarang pasukan keamanan Afghanistan meminta bantuan udara dari militer asing yang ditempatkan di negara itu, Senin (18/2/2013).
"Dalam melancarkan operasi di wilayah pemukiman penduduk sipil, Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, dan Direktorat Keamanan Nasional (NDS) tidak boleh meminta bantuan serangan udara dari pihak asing," ungkap dekrit Presiden Karzai.
Sehari sebelum dekrit tersebut disampaikan, Jenderal Joseph Dunford, pemimpin pasukan NATO di Afghanistan berjanji mematuhi larangan Presiden Karzai untuk tidak melancarkan serangan udara ke wilayah pemukiman penduduk Afghanistan.
Keputusan tersebut datang, karena serangan Udara yang dilancarkan oleh NATO, yang kebanyakan menelan korban jiwa dari pihak sipil, telah menjadi pangkal ketegangan antara Karzai dengan pasukan NATO. Sebelumnya, 10 penduduk sipil dan empat militan dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan NATO di Provinsi Kunar, Rabu (13/2/2013) lalu.
Kabarnya serangan udara tersebut merupakan permintaan dari NDS. Namun, sejumlah analis lokal di Afghanistan mengatakan, langkah tersebut dapat mengakibatkan korban meningkat di kalangan tentara dan polisi Afghanistan.
"Dalam melancarkan operasi di wilayah pemukiman penduduk sipil, Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, dan Direktorat Keamanan Nasional (NDS) tidak boleh meminta bantuan serangan udara dari pihak asing," ungkap dekrit Presiden Karzai.
Sehari sebelum dekrit tersebut disampaikan, Jenderal Joseph Dunford, pemimpin pasukan NATO di Afghanistan berjanji mematuhi larangan Presiden Karzai untuk tidak melancarkan serangan udara ke wilayah pemukiman penduduk Afghanistan.
Keputusan tersebut datang, karena serangan Udara yang dilancarkan oleh NATO, yang kebanyakan menelan korban jiwa dari pihak sipil, telah menjadi pangkal ketegangan antara Karzai dengan pasukan NATO. Sebelumnya, 10 penduduk sipil dan empat militan dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan NATO di Provinsi Kunar, Rabu (13/2/2013) lalu.
Kabarnya serangan udara tersebut merupakan permintaan dari NDS. Namun, sejumlah analis lokal di Afghanistan mengatakan, langkah tersebut dapat mengakibatkan korban meningkat di kalangan tentara dan polisi Afghanistan.
(esn)