Kebakaran klub malam di Brasil, 180 tewas
Minggu, 27 Januari 2013 - 21:41 WIB
Kebakaran klub malam di Brasil, 180 tewas
A
A
A
Sindonews.com – kebakaran hebat melanda Kiss, sebuah klub malam yang ramai oleh pengunjung di Kota Santa Maria, sebelah selatan Brasil, Minggu (27/1/2013). Akibat kebakaran ini, sekitar 180 orang tewas dan 200 lainnya terluka.
Laporan media lokal menyebutkan, saat itu di Kiss tengah berlangsung sebuah pesta yang diselenggarakan mahasiswa setempat. Anggota band yang tampil di atas panggung, dilaporkan menyalakan kembang api yang menyebabkan kebakaran.
Api berkembang sangat cepat dan hanya ada satu pintu keluar di Kiss. Kondii ini menyebabkan ratusan pengunjung kesulitan untuk keluar. Saling berebut untuk bisa keluar dari klub malam tersebut, membuat ratusan orang terinjak-injak.
“Jenazah masih terus dikeluarkan dari lokasi. Jumlah korban tewas akan meningkat di atas 200. Mayoritas korban meninggal karena sesak napas atau akibat terinjak-injak. Kemungkinan ada 500 orang di dalam Kiss saat terjadi kebakaran,” kata Mayor Gerson da Rosa Ferreira, yang memimpin upaya penyelamatan kepada Reuters.
Tayangan televisi lokal menunjukkan orang-orang yang menangis di luar klub, sementara petugas pemadam kebakaran bertelanjang dada menggunakan palu godam dan kapak untuk menjebol dinding guna membuka jalan keluar bagi pengunjung yang terjebak di dalam.
"Api berkobar dengan sangat cepat. Ada banyak asap, suasana benar-benar gelap karena asap," kata seorang saksi yang selamat, Aline Santos Silva (29). “Kami bisa keluar dengan cepat, karena kami berada di daerah VIP yang dekat dengan pintu," jelasnya.
Kota Santa Maria terletak di ujung selatan dekat perbatasan Brasil, Argentina dan Uruguay. Kota ini adalah sebuah kota yang memliki banyak universitas dengan populasi sekitar seperempat juta jiwa.
Kiss sendiri mampu menampung hingga 2.000 pengunjung. Klub malam ini sangat populer di kalangan pemuda lokal dan mahasiswa.
Laporan media lokal menyebutkan, saat itu di Kiss tengah berlangsung sebuah pesta yang diselenggarakan mahasiswa setempat. Anggota band yang tampil di atas panggung, dilaporkan menyalakan kembang api yang menyebabkan kebakaran.
Api berkembang sangat cepat dan hanya ada satu pintu keluar di Kiss. Kondii ini menyebabkan ratusan pengunjung kesulitan untuk keluar. Saling berebut untuk bisa keluar dari klub malam tersebut, membuat ratusan orang terinjak-injak.
“Jenazah masih terus dikeluarkan dari lokasi. Jumlah korban tewas akan meningkat di atas 200. Mayoritas korban meninggal karena sesak napas atau akibat terinjak-injak. Kemungkinan ada 500 orang di dalam Kiss saat terjadi kebakaran,” kata Mayor Gerson da Rosa Ferreira, yang memimpin upaya penyelamatan kepada Reuters.
Tayangan televisi lokal menunjukkan orang-orang yang menangis di luar klub, sementara petugas pemadam kebakaran bertelanjang dada menggunakan palu godam dan kapak untuk menjebol dinding guna membuka jalan keluar bagi pengunjung yang terjebak di dalam.
"Api berkobar dengan sangat cepat. Ada banyak asap, suasana benar-benar gelap karena asap," kata seorang saksi yang selamat, Aline Santos Silva (29). “Kami bisa keluar dengan cepat, karena kami berada di daerah VIP yang dekat dengan pintu," jelasnya.
Kota Santa Maria terletak di ujung selatan dekat perbatasan Brasil, Argentina dan Uruguay. Kota ini adalah sebuah kota yang memliki banyak universitas dengan populasi sekitar seperempat juta jiwa.
Kiss sendiri mampu menampung hingga 2.000 pengunjung. Klub malam ini sangat populer di kalangan pemuda lokal dan mahasiswa.
(esn)