Iran produksi sistem pertahanan udara baru

Minggu, 27 Januari 2013 - 21:03 WIB
Iran produksi sistem...
Iran produksi sistem pertahanan udara baru
A A A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi pada Minggu (27/1/2013) meresmikan jalur produksi dari sistem pertahanan udara jarak pendek yang dinamakan Ya Zahra.

"Sistem pertahanan ini memiliki kemampuan untuk mendeteksi, melacak, dan menghancurkan target udara jarak pendek, seperti pesawat terbang dan helikopter,” ujar Vahidi pada upacara peresmian sistem Ya zahra, seperti dikutip dari Press TV.

“Fitur lain dari sistem pertahanan udara tersebut meliputi kemampuan menghancurkan target secara bersamaan, operasi kecepatan tinggi dan pelacakan otomatis,” lanjut Vahidi.

Rudal Ya Zahra pertama kali di uji coba pada November 2012, dalam sebuah manuver militer. Selama latihan itu, Ya Zahra berhasil menghancurkan target udara. “Sistem rudal ini dapat terhubung ke jaringan pertahanan negara dan ditempatkan di lokasi manapun,” lanjutnya.

Selama beberapa tahun terakhir, Iran telah membuat terobosan penting dalam sektor pertahanan dan mencapai swasembada dalam memproduksi peralatan dan sistem militer penting.

Teheran telah berulang kali menyatakan, bahwa kekuatan militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara lain dan menegaskan bahwa doktrin pertahanan didasarkan pada pencegahan.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
2 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
3 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
4 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
6 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
7 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved