Ada kemungkinan, sidang geng pemerkosa New Delhi akan dipindahkan

Senin, 21 Januari 2013 - 20:04 WIB
Ada kemungkinan, sidang...
Ada kemungkinan, sidang geng pemerkosa New Delhi akan dipindahkan
A A A
Sindonews.com - Mahkamah Agung pada Senin (21/1/2013) setuju untuk mengadakan sesi dengar pendapat soal kemungkinan pemindahan lokasi sidang geng pemerkosa seorang mahasiswi di New Delhi. Pengajuan pemindahaan lokasi sidang ini dilakukan oleh pengacara Mukesh, salah satu dari enam terdakwa pelaku perkosaan yang menyita perhatian publik India dan dunia itu.

"Sentimen telah mengaakar di setiap rumah di Delhi. Bahkan, petugas yudisial dan Negara tidak luput dalam keadaan ini. Mukesh sama sekali tidak bisa mendapatkan keadilan di New Delhi,” demikian bunyi permohonan yang diajukan pengacara Mukesh, seperti dikutip dari Xinhua.

Mukesh dan empat pelaku dewasa lainnya telah dituduh melakukan pembunuhan, pemerkosaan, dan kejahatan yang tidak wajar. Para pelaku juga menghadapi kemarahan yang luar biasa dari masyarakat New Delhi khususnya, dan India pada umumnya.

Aksi perkosaan ini terjadi pada 16 Desember silam di atas sebuah bus kota yang tengah berjalan di New Delhi. Usai diperkosa, korban dilempar keluar dari bus. Korban akhirnya tewas, setelah menjalani pengobatan di Singapura.

Pemerintah India melakukan persidangan jalur cepat untuk menangani kasus ini. Semula, tak ada pengacara yang mau membela para pelaku perkosaan, namun akhirnya sejumlah pengacara menyatakan bersedia mewakili pelaku. Para pelaku tercancam hukuman mati.
(esn)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
12 menit yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
1 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
3 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
4 jam yang lalu
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
5 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved