Nasib 10 warga Inggris belum diketahui
Sabtu, 19 Januari 2013 - 22:16 WIB
Nasib 10 warga Inggris belum diketahui
A
A
A
Sindonews.com - Sebagian besar warga Inggris yang ditahan kelompok teroris yang menyerang ladang gas Amenas di Aljazair, dilaporkan dalam kondisi aman. Namun, nasib 10 warga Inggris lainnya hingga kini belum diketahui.
"Sampai sekarang, ada kurang dari 10 warga Inggris yang masih beresiko atau belum ditemukan. Ini artinya, kita harus terus mempersiapkan diri untuk berita buruk," kata Menteri Luar Negeri Inggris William Hague dalam pernyataan di televisi, Sabtu (19/1/2013), seperti dikutip dari Reuters.
"Saya senang untuk mengatakan, bahwa sekarang kita memiliki staf konsuler di Amenas. Mereka sudah membantu warga negara Inggris warga di sana. Duta kami sedang dalam perjalanan ke sana dengan lebih banyak Staf," lanjut Hague.
Aksi penyerangan yang berujung pada penyanderaan pekerja di ladang gas Amenas terjadi pada Kamis 17 Januari. Saat itu, sekitar 30 pria bersenjata menyerbu komplek ladang gas Amenas yang mempekerjakan ratusan warga asing.
Sebuah operasi penyelamatan yang dilakukan tentara Aljazair pada Jumat 18 Januari, berhasil membebaskan hampir 650 sandera, termasuk sekitar 70 warga asing. Menurut laporan militer, pasukan khusus Aljazair masih berusaha membebaskan sandera yang tidak diketahui jumlahnya, yang ditahan di berbagai bagian dari komplek ladang gas tersebut.
"Sampai sekarang, ada kurang dari 10 warga Inggris yang masih beresiko atau belum ditemukan. Ini artinya, kita harus terus mempersiapkan diri untuk berita buruk," kata Menteri Luar Negeri Inggris William Hague dalam pernyataan di televisi, Sabtu (19/1/2013), seperti dikutip dari Reuters.
"Saya senang untuk mengatakan, bahwa sekarang kita memiliki staf konsuler di Amenas. Mereka sudah membantu warga negara Inggris warga di sana. Duta kami sedang dalam perjalanan ke sana dengan lebih banyak Staf," lanjut Hague.
Aksi penyerangan yang berujung pada penyanderaan pekerja di ladang gas Amenas terjadi pada Kamis 17 Januari. Saat itu, sekitar 30 pria bersenjata menyerbu komplek ladang gas Amenas yang mempekerjakan ratusan warga asing.
Sebuah operasi penyelamatan yang dilakukan tentara Aljazair pada Jumat 18 Januari, berhasil membebaskan hampir 650 sandera, termasuk sekitar 70 warga asing. Menurut laporan militer, pasukan khusus Aljazair masih berusaha membebaskan sandera yang tidak diketahui jumlahnya, yang ditahan di berbagai bagian dari komplek ladang gas tersebut.
(esn)