Rangkaian bom di Irak, 23 tewas
Kamis, 17 Januari 2013 - 23:36 WIB
Rangkaian bom di Irak, 23 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Serangkaian aksi pemboman dan serangan bersenjata terjadi di beberapa kota di Irak, Kamis (17/1/2013). Serangan yang ditujukan pada kaum Syiah ini menewaskan 23 orang dan melukai 113 lainnya.
Serangan paling mematikan terjadi pada Kamis pagi, di bagian tengah Kota al-Dujail, sekitar 60 km utara Ibu Kota Irak, Baghdad. Saat itu, dua serangan bom menghantam para peziarah Syiah di luar masjid. “Serangan ini menewaskan 9 orang dan melukai 81 lainnya,” ujar seorang sumber di tubuh kepolisiam provinsi kepada kantor berita Xinhua.
“Para penyerang tampaknya menerapkan taktik lama, dengan menciptakan ledakan awal untuk menarik pasukan keamanan dan orang-orang ke lokasi ledakan dan beberapa menit kemudian meledakan bom lainnya,” lanjut sumber itu.
Sementara itu, sedikitnya 5 orang tewas dan 10 lain cedera ketika sebuah bom mobil meledak dekat al-Qasim, sebuah stadion sepakbola di bagian selatan kota Hilla, ibu kota Provinsi Babil, sekitar 100 km selatan Baghdad.
“Bom mobil itu meledak di sebuah tempat parker, di dekat makam suci Syiah, Imam Uon,” ujar sebuah sumber.
Di tempat lain, orang-orang bersenjata menembak mati seorang perwira polisi di sebuah garasi di bagian tengah dari kota Tuz-Khurmaro, sekitar 200 km sebelah utara Baghdad. “Para penyerang yang dikejar oleh polisi dan terlibat baku tembak dengan mereka. Akibatnya, dua orang bersenjata itu tewas,” kata satu sumber polisi setempat.
Di Irak bagian timur, tepatnya di Provinsi Diyala, tiga orang tewas dan dua terluka dalam tiga ledakan bom pinggir jalan yang terjadi siang hari. Selain itu, dua orang tewas dan tiga terluka dalam ledakan bom pinggir jalan di distrik Syiah al-Husseinliyah di bagian timur laut Baghdad.
Serangan paling mematikan terjadi pada Kamis pagi, di bagian tengah Kota al-Dujail, sekitar 60 km utara Ibu Kota Irak, Baghdad. Saat itu, dua serangan bom menghantam para peziarah Syiah di luar masjid. “Serangan ini menewaskan 9 orang dan melukai 81 lainnya,” ujar seorang sumber di tubuh kepolisiam provinsi kepada kantor berita Xinhua.
“Para penyerang tampaknya menerapkan taktik lama, dengan menciptakan ledakan awal untuk menarik pasukan keamanan dan orang-orang ke lokasi ledakan dan beberapa menit kemudian meledakan bom lainnya,” lanjut sumber itu.
Sementara itu, sedikitnya 5 orang tewas dan 10 lain cedera ketika sebuah bom mobil meledak dekat al-Qasim, sebuah stadion sepakbola di bagian selatan kota Hilla, ibu kota Provinsi Babil, sekitar 100 km selatan Baghdad.
“Bom mobil itu meledak di sebuah tempat parker, di dekat makam suci Syiah, Imam Uon,” ujar sebuah sumber.
Di tempat lain, orang-orang bersenjata menembak mati seorang perwira polisi di sebuah garasi di bagian tengah dari kota Tuz-Khurmaro, sekitar 200 km sebelah utara Baghdad. “Para penyerang yang dikejar oleh polisi dan terlibat baku tembak dengan mereka. Akibatnya, dua orang bersenjata itu tewas,” kata satu sumber polisi setempat.
Di Irak bagian timur, tepatnya di Provinsi Diyala, tiga orang tewas dan dua terluka dalam tiga ledakan bom pinggir jalan yang terjadi siang hari. Selain itu, dua orang tewas dan tiga terluka dalam ledakan bom pinggir jalan di distrik Syiah al-Husseinliyah di bagian timur laut Baghdad.
(esn)