Erdogan : Turki tidak akan menyerah pada PKK

Rabu, 16 Januari 2013 - 18:55 WIB
Erdogan : Turki tidak...
Erdogan : Turki tidak akan menyerah pada PKK
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan mengatakan pemerintah tidak akan menyerah pada militan Kurdistan Workers Party (PKK), namun mereka akan selalu berhati-hati saat menggelar perundingan damai dengan militan, Selasa (16/1/2013).

"Tidak ada yang bisa membuat Turki menyerah. Kami tidak akan melangkah mundur dan kami akan melakukan apapun untuk menangkis semua serangan militan Turki," ungkap Erdogan di parlemen Turki seperti diberitalan Reuters, Rabu (16/1/2013).

Ungkapan tersebut datang setelah pemerintah Turki dituding bersikap lembek terhadap kelompok yang dituding sebagai organisasi teroris oleh sejumlah negara Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Seperti diketahui, pemerintah sejak akhir tahun lalu telah memulai pembicaraan dengan Kurdi Abdullah Ocalan, pemimpin PKK yang kini ditahan di Pulau Imrali. Langkah tersebut ditempuh guna mencari cara untuk mengakhiri pemberontakan yang telah menewaskan lebih dari 40.000 orang sejak 1984 lalu.

Erdogan mengatakan serangan yang dilancarkan oleh PKK terhadap Turki hanya menyisakan rasa sakit, darah dan air mata. Tapi percayalah pemerintah akan membuat para ibu berhenti menangis. "Kami tetap waspada, berhati-hati dan berharap terhadap perundingan tersebut," ungkap Erdogan.

Dalam dialog awal tersebut kedua belah pihak telah membuat sebuah kerangka awal perundingan damai. Kerangka tersebut akan dilaksanakan setelah Ocalan meminta ratusan miltan PKK yang ditahan menghentikan aksi mogok makan.

Pembicaraan damai antara kedua belah pihak tersebut sempat dibayangi kegagalan setelah tiga orang tiga aktivis perempuan Kurdi di Paris dibunuh pada Kamis 10 Januari 2013 lalu. Hingga kini, pihak berwenang Perancis yang menyelidik kasus ini, belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkembangan kasus pembunuhan ini.

Meski niat berdamai dengan PKK, namun militer Turki dan militan PKK tidak berhenti saling serang. Minggu dan Senin malam lalu, jet tempur Turki kembali melancarkan serangan kepada militan di wilayah utara Turki yang berbatasan dengan Irak. Serangan tersebut dilancarkan 12 hari setelah pembicaran antara pemerintah Turki dan Ocalan digelar.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
37 menit yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
2 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
2 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
3 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
3 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
3 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved