Polisi tuduh geng pemerkosa New Delhi sengaja mencari korban
Jum'at, 11 Januari 2013 - 18:12 WIB
Polisi tuduh geng pemerkosa New Delhi sengaja mencari korban
A
A
A
Sindonews.com - Anggota geng pelaku perkosaan dan pembunuhan terhadap seorang mahasiswi di sebuah bus kota di New Delhi, India, dilaporkan sengaja mencari wanita untuk diperkosa. Laporan tersebut diungkapkan oleh pihak kepolisian India dalam sebuah berkas tuntutan kepada pihak pengadilan, seperti diberitakan dalam Reuters, Jumat (11/1/2012).
"Lima orang pria dan seorang remaja di bawah 18 tahun sengaja berkumpul untuk makan malam dan merencanakan aksi untuk menemukan target di sebuah lingkungan kumuh di Selatan New Delhi, Selasa 16 Desember malam," seperti tertulis dalam tuntutan yang diajukan kepada pengadilan.
Berdasarkan laporan yang berisi bukti pengakuan sejumlah saksi, laporan medis dan sejumlah gambar yang ditulis oleh pihak kepolisian dalam sebuah file setebal 600 halaman, tertulis "terdakwa memutuskan untuk mencari seorang wanita untuk dibunuh".
"Usai mengantar anak menuju sekolah, Geng pemerkosa yang dipimpin oleh Ram Singh lantas melancarakan aksinya untuk menemukan korban. Di tengah jalan mereka menumukan korban dengan temanya yang sedang menunggu tumpangan di sebuah pusat perbelanjaan di wilayah Selatan New Delhi," lanjut laporan tersebut.
Setelah melancarakan aksi pemerkosaan secara bergantuan dan melemparkan tubuh mahasiswi tersebut, Singh berusaha menghilangkan semua bukti. Dia lantas mengelap semua darah dengan pakaian korban. Pakaian yang digunakan untuk mengelap tersebut lantas dibakar dirumahnya. Penduduk setempat, yang menjadi saksi mata mengatakan, Singh mengaku sedang menghangatkan diri.
Meski belum mengungkapan jawaban atas tuntutan yang diajukan oleh pihak penuntut, di hadapan pengadilan, Manohar Lal Sharma, kuasa hukum geng pemerkosa menilai pembacaan tuntutan yang diajukan dalam persidangan tersebut telah dirusak dengan penyimpangan bukti hasil penyelidikan.
"Lima orang pria dan seorang remaja di bawah 18 tahun sengaja berkumpul untuk makan malam dan merencanakan aksi untuk menemukan target di sebuah lingkungan kumuh di Selatan New Delhi, Selasa 16 Desember malam," seperti tertulis dalam tuntutan yang diajukan kepada pengadilan.
Berdasarkan laporan yang berisi bukti pengakuan sejumlah saksi, laporan medis dan sejumlah gambar yang ditulis oleh pihak kepolisian dalam sebuah file setebal 600 halaman, tertulis "terdakwa memutuskan untuk mencari seorang wanita untuk dibunuh".
"Usai mengantar anak menuju sekolah, Geng pemerkosa yang dipimpin oleh Ram Singh lantas melancarakan aksinya untuk menemukan korban. Di tengah jalan mereka menumukan korban dengan temanya yang sedang menunggu tumpangan di sebuah pusat perbelanjaan di wilayah Selatan New Delhi," lanjut laporan tersebut.
Setelah melancarakan aksi pemerkosaan secara bergantuan dan melemparkan tubuh mahasiswi tersebut, Singh berusaha menghilangkan semua bukti. Dia lantas mengelap semua darah dengan pakaian korban. Pakaian yang digunakan untuk mengelap tersebut lantas dibakar dirumahnya. Penduduk setempat, yang menjadi saksi mata mengatakan, Singh mengaku sedang menghangatkan diri.
Meski belum mengungkapan jawaban atas tuntutan yang diajukan oleh pihak penuntut, di hadapan pengadilan, Manohar Lal Sharma, kuasa hukum geng pemerkosa menilai pembacaan tuntutan yang diajukan dalam persidangan tersebut telah dirusak dengan penyimpangan bukti hasil penyelidikan.
(esn)