50 kapal perang akan perkuat armada Rusia pada 2016
Jum'at, 04 Januari 2013 - 00:15 WIB
50 kapal perang akan perkuat armada Rusia pada 2016
A
A
A
Sindonews.com - Angkatan Laut Rusia akan menerima lebih dari 50 kapal perang baru pada 2016 mendatang. Pernyataan ini disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia, Kamis (3/1/2013).
“Dalam tiga tahun mendatang, 18 kapal perang permukaan, 30 kapal tujuan khusus dan kontra-subversi, serta 6 kapal selam strategis akan dimasukkan ke dalam layanan,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Ria Novosti.
Menurut kementerian itu, generasi baru kapal selam nuklir strategis dan kapal dukungan operasi khusus akan dibangun di bawah mekanisme kontrol kualitas yang lebih baik. “Kapal-kapal ini akan dibangun dengan pengenalan teknis baru dan solusi modernisasi,” lanjut pernyataan tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan, pada akhir bulan ini Angkatan Laut Rusia akan melakukan latihan perang besar-besaran di Laut Mediterania dan Laut Hitam. Latihan perang ini akan melibatkan armada kapal dari utara, Baltik, Laut Hitam, dan armada Pasifik.
Operasi militer yang dijadwalkan ini ditujukan untuk meningkatkan kontrol dan memastikan praktek multi-layanan dalam interaksi kekuatan armada di luar perairan Rusia.
“Dalam tiga tahun mendatang, 18 kapal perang permukaan, 30 kapal tujuan khusus dan kontra-subversi, serta 6 kapal selam strategis akan dimasukkan ke dalam layanan,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Ria Novosti.
Menurut kementerian itu, generasi baru kapal selam nuklir strategis dan kapal dukungan operasi khusus akan dibangun di bawah mekanisme kontrol kualitas yang lebih baik. “Kapal-kapal ini akan dibangun dengan pengenalan teknis baru dan solusi modernisasi,” lanjut pernyataan tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan, pada akhir bulan ini Angkatan Laut Rusia akan melakukan latihan perang besar-besaran di Laut Mediterania dan Laut Hitam. Latihan perang ini akan melibatkan armada kapal dari utara, Baltik, Laut Hitam, dan armada Pasifik.
Operasi militer yang dijadwalkan ini ditujukan untuk meningkatkan kontrol dan memastikan praktek multi-layanan dalam interaksi kekuatan armada di luar perairan Rusia.
(esn)