Pembicaraan damai Pemerintah Filipina dan pemberontak komunis alami kemajuan

Selasa, 01 Januari 2013 - 17:09 WIB
Pembicaraan damai Pemerintah...
Pembicaraan damai Pemerintah Filipina dan pemberontak komunis alami kemajuan
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Filipina menyatakan, pembicaraan damai antara Panel Perdamaian Filipina (GPH) dengan Tentara Partai Komunis Filipina (NDF) telah kembali ke “jalur yang benar”. Sebelumnya, sempat terjadi perbedaan pendapat yang mendasar, setelah NDF menyatakan Pemerintah Filipina setuju untuk membangun pemerintahan koalisi.

Dalam pesan tahun barunya, Pimpinan GPH, Alexander Padilla, menggambarkan bahwa proses perdamaian dengan pemberontak sayap kiri menjadi yang paling menantang sejak dimulainya dialog lebih dari dua dekade lalu.

"Meski sempat mengalami kemunduran, saat ini kita kembali ke jalur kerja sama untuk perdamaian yang adil dan abadi. Proses telah bergerak maju," kata pernyataan GPH. Saat ini, telah terjalin kesepakatan gencatan senjata antara pasukan pemerintah dan pemberontak.

"Kami berdoa agar gencatan senjata akan terus berjalan. Dan, tekad baja dari kedua belah pihak akan menciptakan perdamaian yang adil dan abadi. Kami berutang pada rakyat Filipina,” lanjut pernyataan itu, Selasa (1/1/2013), seperti dikutip dari Xinhua.

Gencatan senjata antara tentara Pemerintah Filipina dan kaum pemberontak telah berlangsung sejak 20 Desember 2012 dan akan berakhir pada 15 Januari 2013. "Kedua panel telah meletakkan dasar untuk kelanjutan proses perdamaian GPH-NDF. Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak membuat kemajuan pada 2013," tambah panel.

Pembicaraan perdamaian antara Pemerintah Filipina dengan NDF dimulai pada 17-18 Desember di Den Haag, Belanda. Pembicaraan ini diprakarsai oleh Pemerintah Norwegia. Kaum komunis Filipina telah melakukan pemberontakan selama lebih dari empat dekade.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
2 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
3 jam yang lalu
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
4 jam yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
9 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved