China bantah tuduhan mengekspor obat palsu
Kamis, 27 Desember 2012 - 22:10 WIB
China bantah tuduhan mengekspor obat palsu
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Luar Negeri China membantah tuduhan bahwa negara itu telah mengekspor obat palsu ke Afrika. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying mengatakan pada konferensi pers harian, Kamis (27/12/2012), bahwa tuduhan tidak berdasar.
“Kerjasama antara pemerintah Cina dan negara-negara Afrika telah memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan lingkungan bagi orang-orang di Afrika. China telah membantu Afrika membangun rumah sakit dan pencegahan malaria, serta pusat pengobatan,” kata Chunying, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurutnya, China juga telah mengirimkan tim medis ke Afrika, menyediakan obat-obatan dan peralatan medis, melakukan pertukaran staf medis, dan menggelar pelatihan terorganisir bagi negara-negara Afrika.
“China selalu menekankan pentingnya keamanan obat dan menerapkan standar tinggi dalam pembuatan obat. Manajemen negara untuk ekspor obat konsisten dengan prinsip-prinsip bersama dan kebiasaan komunitas internasional,” lanjut Chunying.
Ia meminta pedagang asing untuk membeli obat dari perusahaan yang sah dan melalui saluran standar. ”China bersedia untuk bekerja dengan Afrika guna memperdalam kerjasama medis dan kesehatan untuk menguntungkan orang-orang di sana,” tambahnya.
“Kerjasama antara pemerintah Cina dan negara-negara Afrika telah memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan lingkungan bagi orang-orang di Afrika. China telah membantu Afrika membangun rumah sakit dan pencegahan malaria, serta pusat pengobatan,” kata Chunying, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurutnya, China juga telah mengirimkan tim medis ke Afrika, menyediakan obat-obatan dan peralatan medis, melakukan pertukaran staf medis, dan menggelar pelatihan terorganisir bagi negara-negara Afrika.
“China selalu menekankan pentingnya keamanan obat dan menerapkan standar tinggi dalam pembuatan obat. Manajemen negara untuk ekspor obat konsisten dengan prinsip-prinsip bersama dan kebiasaan komunitas internasional,” lanjut Chunying.
Ia meminta pedagang asing untuk membeli obat dari perusahaan yang sah dan melalui saluran standar. ”China bersedia untuk bekerja dengan Afrika guna memperdalam kerjasama medis dan kesehatan untuk menguntungkan orang-orang di sana,” tambahnya.
(esn)