Morsi digosipkan mengidap tumor otak
Jum'at, 21 Desember 2012 - 15:21 WIB
Morsi digosipkan mengidap tumor otak
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Mesir, Mohammed Morsi diberitakan memiliki tumor kecil di dalam otaknya. Seperti dilansir dalam surat kabar al-Wafed, Kamis (20/12/2012), Morsi harus segera melakukan operasi pengangkatan sebelum Februari 2013 mendatang. Jika tumor kecil tersebut tidak segera diangkat, maka dikhawatirkan akan terjadi penyebaran dan mengacam nyawa Morsi.
Dalam laporannya, media penentang kelompok Ikhwanul Muslim itu mengutip sejumlah pendapat tim medis yang mengetahui perkembangan kondisi Morsi. Tapi, laporan itu tidak spesifik menyebutkan siapa nama dokter yang mengungkapkan diagnosa tersebut.
Kantor kepresidenan Morsi dengan lantang membantah laporan tesebut. "Al-Wafed telah menyebarkan kebohongan yang sangat konyol. Pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan mengajukan tuntutan pada al-Wafed, karena telah melakukan pencemaran nama baik," ungkap Juru Bicara Kepresiden Mesir, seperti dilansir Israelnationalnews.
Mesir, seperti kebanyakan negara Arab lainya, memiliki sejarah panjang tentang pengelapan fakta seputar kesehatan para pemimpinya. Mantan Presiden Mesir, Hosni Mubarak yang kini mendekam di penjara setelah digulingkan oleh rakyat Mesir pada Maret 2011 lalu, juga kerap digosipkan mengidap sejumlah penyakit.
Namun, gosip itu akhirnya menjadi kenyataan, setelah Mobarak mendekam di dalam tahanan. Pihak keluarga Mobarak pun mengajukan permohonan keringanan hukuman, berdasar penyakit yang dideritanya.
Dalam laporannya, media penentang kelompok Ikhwanul Muslim itu mengutip sejumlah pendapat tim medis yang mengetahui perkembangan kondisi Morsi. Tapi, laporan itu tidak spesifik menyebutkan siapa nama dokter yang mengungkapkan diagnosa tersebut.
Kantor kepresidenan Morsi dengan lantang membantah laporan tesebut. "Al-Wafed telah menyebarkan kebohongan yang sangat konyol. Pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan mengajukan tuntutan pada al-Wafed, karena telah melakukan pencemaran nama baik," ungkap Juru Bicara Kepresiden Mesir, seperti dilansir Israelnationalnews.
Mesir, seperti kebanyakan negara Arab lainya, memiliki sejarah panjang tentang pengelapan fakta seputar kesehatan para pemimpinya. Mantan Presiden Mesir, Hosni Mubarak yang kini mendekam di penjara setelah digulingkan oleh rakyat Mesir pada Maret 2011 lalu, juga kerap digosipkan mengidap sejumlah penyakit.
Namun, gosip itu akhirnya menjadi kenyataan, setelah Mobarak mendekam di dalam tahanan. Pihak keluarga Mobarak pun mengajukan permohonan keringanan hukuman, berdasar penyakit yang dideritanya.
(esn)