Pasok senjata, 2 perusahaan Iran disanksi DK PBB
Jum'at, 21 Desember 2012 - 14:07 WIB
Pasok senjata, 2 perusahaan Iran disanksi DK PBB
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Kemanan (DK) PBB menjatuhkan sanksi pada dua perusahaan Iran yang dituduh memasok senjata pada pemerintah Suriah, Kamis (20/12/2012).
"Yas Air dan SAD telah dimasukan dalam daftar perusahaan Iran yang dijatuhi sanksi," ungkap Susan Rice, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB dalam sebuah pernyataan.
Rice mengatakan, kedua perusahaan ekspor impor tersebut bertanggung jawab atas pengiriman amunisi, senapan serbu, senapan otomatis, mortir dan sejumlah senjata yang di selundupan dari Iran ke Suriah. DK PBB menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan tersebut dalam bentuk larangan transaksi dan pembekuan aset milik perusahaan.
Rice mengatakan, PBB sudah lama tahu perihal penyelundupan senjata dan bantuan militer Iran kepada sejumlah kelompok teroris dan ekstrimis di seluruh dunia. “Iran telah berulangkali tertangkap memberikan bantuan senjata kepada militer Suriah," imbuh Rice.
Hal ini diperkuat dengan pangakuan pihak berwenang Turki, 2011 lalu. Mereka berhasil mencegat perusahaan Yar Air menyelundukpan senjata kepada rezim pemerintahan Suriah Bashar al-Assad. Tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk senjata, Iran dikabarkan telah mengirimkan ratusan tentara elit untuk bergabung dengan militer Suriah, guna membantu melawan pasukan oposisi yang berniat menjatuhkan Assad.
"Yas Air dan SAD telah dimasukan dalam daftar perusahaan Iran yang dijatuhi sanksi," ungkap Susan Rice, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB dalam sebuah pernyataan.
Rice mengatakan, kedua perusahaan ekspor impor tersebut bertanggung jawab atas pengiriman amunisi, senapan serbu, senapan otomatis, mortir dan sejumlah senjata yang di selundupan dari Iran ke Suriah. DK PBB menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan tersebut dalam bentuk larangan transaksi dan pembekuan aset milik perusahaan.
Rice mengatakan, PBB sudah lama tahu perihal penyelundupan senjata dan bantuan militer Iran kepada sejumlah kelompok teroris dan ekstrimis di seluruh dunia. “Iran telah berulangkali tertangkap memberikan bantuan senjata kepada militer Suriah," imbuh Rice.
Hal ini diperkuat dengan pangakuan pihak berwenang Turki, 2011 lalu. Mereka berhasil mencegat perusahaan Yar Air menyelundukpan senjata kepada rezim pemerintahan Suriah Bashar al-Assad. Tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk senjata, Iran dikabarkan telah mengirimkan ratusan tentara elit untuk bergabung dengan militer Suriah, guna membantu melawan pasukan oposisi yang berniat menjatuhkan Assad.
(esn)