Bom bunuh diri di Afghanistan selatan, 2 tewas
Kamis, 13 Desember 2012 - 22:57 WIB
Bom bunuh diri di Afghanistan selatan, 2 tewas
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah bom mobil bunuh diri meledak dekat sebuah pangkalan udara NATO di Afghanistan selatan, Kamis, (13/12/2012). Seperti dikutip dari geo.tv, serangan bom ini menewaskan dua warga sipil, melukai 15 warga sipil, dan melukai empat tentara asing dari pasukan koalisi Afghanistan dan NATO (ISAF).
"Pelaku bom bunuh diri meledakkan mobilnya saat konvoi ISAF sedang memasuki lapangan udara Kandahar," kata Kepala Polisi Provinsi Kandahar, Jenderal Abdul Razeq. Seorang juru bicara Pasukan NATO mengkonfirmasi serangan itu, namun ia tak memberikan rincian dari setiap korban di pihak ISAF.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas serangan ini. Tapi, melihat kejadian di masa lalu, tudingan mengarah pada Pakistan Taliban. Pekan lalu, anggota Taliban menyerang sebuah pangkalan NATO di Jalalabad, sebelah timur Afghanistan. Serangan ini menewaskan lima orang dan melukai beberapa tentara asing.
Serangan ini juga diwarnai dengan baku tembak antara pasukan ISAF dan kelompok penyerang. Baku tembak berlangsung selama 2 jam. Delapan penyerang yang bersenjatakan peluncur granat dan senjata otomatis tewas.
Masih kerap terjadinya serangan mematikan di Afghanistan memicu kekhawatiran soal keamanan negara itu pasca ditarik mundurnya pasukan NATO pada 2014 mendatang. Sejumlah pengamat menilai, Afghansitan akan masuk dalam konflik baru, setelah pasukan asing tak lagi berada di negara tersebut.
"Pelaku bom bunuh diri meledakkan mobilnya saat konvoi ISAF sedang memasuki lapangan udara Kandahar," kata Kepala Polisi Provinsi Kandahar, Jenderal Abdul Razeq. Seorang juru bicara Pasukan NATO mengkonfirmasi serangan itu, namun ia tak memberikan rincian dari setiap korban di pihak ISAF.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas serangan ini. Tapi, melihat kejadian di masa lalu, tudingan mengarah pada Pakistan Taliban. Pekan lalu, anggota Taliban menyerang sebuah pangkalan NATO di Jalalabad, sebelah timur Afghanistan. Serangan ini menewaskan lima orang dan melukai beberapa tentara asing.
Serangan ini juga diwarnai dengan baku tembak antara pasukan ISAF dan kelompok penyerang. Baku tembak berlangsung selama 2 jam. Delapan penyerang yang bersenjatakan peluncur granat dan senjata otomatis tewas.
Masih kerap terjadinya serangan mematikan di Afghanistan memicu kekhawatiran soal keamanan negara itu pasca ditarik mundurnya pasukan NATO pada 2014 mendatang. Sejumlah pengamat menilai, Afghansitan akan masuk dalam konflik baru, setelah pasukan asing tak lagi berada di negara tersebut.
(esn)