Jerman usir 4 staf Kedubes Suriah
Senin, 10 Desember 2012 - 23:27 WIB
Jerman usir 4 staf Kedubes Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Jerman telah mengusir empat staf Kedutaan Besar (Kedubes) Suriah, Senin (10/12/2012). “Hal ini dilakukan sebagai bagian dari dorongan untuk mengurangi hubungan dengan rezim Presiden Bashar al-Assad,” ungkap Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, seperti dikutip dari Reuters.
Berlin mengatakan kepada utusan Suriah, bahwa 4 staf Kedubes itu memiliki waktu hingga Kamis 13 Desember untuk meninggalkan Jerman. "Dengan pengusiran empat karyawan Kedubes itu, kami mengirimkan pesan yang jelas, bahwa Jerman mengurangi hubungan dengan rezim Assad ke level minimum," lanjut Westerwelle.
Tak seperti Perancis dan Inggris yang telah menyatakan dukungan penuh pada koalisi oposisi Suriah, Jerman memang masih bersikap hati-hati menyikapi perkembangan di Suriah. "Kami menghimbau pada Koalisi Nasional (oposisi) untuk memperkuat jalinan dan sesegera mungkin membangun fungsi lembaga-lembaga untuk transisi politik," tambahnya.
Bercokolnya sejumlah militan Islam garis keras di tubuh oposisi Suriah, nampaknya membuat Jerman memilih sikap hati-hati sebelum memutuskan untuk memberi dukungan penuh. Sebelumnya, pada Mei silam, telah mengusir Duta Besar Suriah untuk Jerman, setelah Pemerintah Suriah dinilai melakukan pembantaian pada rakyat Suriah dan kaum pemberontak.
Berlin mengatakan kepada utusan Suriah, bahwa 4 staf Kedubes itu memiliki waktu hingga Kamis 13 Desember untuk meninggalkan Jerman. "Dengan pengusiran empat karyawan Kedubes itu, kami mengirimkan pesan yang jelas, bahwa Jerman mengurangi hubungan dengan rezim Assad ke level minimum," lanjut Westerwelle.
Tak seperti Perancis dan Inggris yang telah menyatakan dukungan penuh pada koalisi oposisi Suriah, Jerman memang masih bersikap hati-hati menyikapi perkembangan di Suriah. "Kami menghimbau pada Koalisi Nasional (oposisi) untuk memperkuat jalinan dan sesegera mungkin membangun fungsi lembaga-lembaga untuk transisi politik," tambahnya.
Bercokolnya sejumlah militan Islam garis keras di tubuh oposisi Suriah, nampaknya membuat Jerman memilih sikap hati-hati sebelum memutuskan untuk memberi dukungan penuh. Sebelumnya, pada Mei silam, telah mengusir Duta Besar Suriah untuk Jerman, setelah Pemerintah Suriah dinilai melakukan pembantaian pada rakyat Suriah dan kaum pemberontak.
(esn)