Demonstran tolak ajakan Morsi untuk dialog nasional
Jum'at, 07 Desember 2012 - 16:05 WIB
Demonstran tolak ajakan Morsi untuk dialog nasional
A
A
A
Sindonews.com - Demonstran menolak ajakan Presiden Mesir Mohamed Morsi untuk menggelar dialog nasional, Sabtu (8/12/2012), di Istana Kepresidenan.
Ribuan pengunjuk rasa yang masih menetap di depan Istana Kepresidenan Mesir, mencemooh dan mengangkat sepatu mereka saat Morsi menyerukan untuk menggelar dialog nasional Mesir.
"Pembunuh, pembunuh," teriak beberapa demostran. "Kami tidak akan datang, dia yang akan pergi," teriak para demonstran.
Sementara itu, Kelompok 6 April, kelompok yang memainkan peran penting dalam kejatuhan diktator Mesir Hosni Mubarak, juga menolak seruan Morsi. Kelompok 6 April malah menyerukan demostrasi lanjutan.
"Kami menolak tawaran pemerintah untuk menyelenggarakan dialog Nasional dan mengajak melancarkan demostrasi baru pada hari ini (Jumat 7/12/2012)," ungkap kelompok “ gerakan 6 April" dalam akun Facebooknya.
Kelompok oposisi ini menyerukan pada para pengunjuk rasa untuk berkumpul di depan alun-alum mesjid di kota Giza, Kairo, Mesir. Aksi yang direncanakan berlangsung setelah solat Jumat ini dilancarkan untuk menjatuhan rezim militer.
Kelompok 6 April menambahkan, demostrasi hari Jumat akan menjadi "Kartu merah" bagi pemerintah Morsi.
Ribuan pengunjuk rasa yang masih menetap di depan Istana Kepresidenan Mesir, mencemooh dan mengangkat sepatu mereka saat Morsi menyerukan untuk menggelar dialog nasional Mesir.
"Pembunuh, pembunuh," teriak beberapa demostran. "Kami tidak akan datang, dia yang akan pergi," teriak para demonstran.
Sementara itu, Kelompok 6 April, kelompok yang memainkan peran penting dalam kejatuhan diktator Mesir Hosni Mubarak, juga menolak seruan Morsi. Kelompok 6 April malah menyerukan demostrasi lanjutan.
"Kami menolak tawaran pemerintah untuk menyelenggarakan dialog Nasional dan mengajak melancarkan demostrasi baru pada hari ini (Jumat 7/12/2012)," ungkap kelompok “ gerakan 6 April" dalam akun Facebooknya.
Kelompok oposisi ini menyerukan pada para pengunjuk rasa untuk berkumpul di depan alun-alum mesjid di kota Giza, Kairo, Mesir. Aksi yang direncanakan berlangsung setelah solat Jumat ini dilancarkan untuk menjatuhan rezim militer.
Kelompok 6 April menambahkan, demostrasi hari Jumat akan menjadi "Kartu merah" bagi pemerintah Morsi.
(esn)