Kontainer bahan kimia meledak di Buenos Aires
Jum'at, 07 Desember 2012 - 11:44 WIB
Kontainer bahan kimia meledak di Buenos Aires
A
A
A
Sindonews.com - Udara yang menyelimuti di Pelabuhan ibukota Buenos Aires, Argentina berubah menjadi kuning dan beracun akibat ledakan sebuah kontainer yang mengangkut bahan kimia, Kamis (6/12/2012) sekira pukul 04.00 waktu setempat.
"Sebuah kontainer yang mengangkut fosfor atau yang secara teknis bernama Thiodicarb 35, bahan yang biasa digunakan sebagai insektisida dan pestisida meledak karena reaksi kimia dalam kontainer tersebut," ungkap Juru Bicara Kementrian Kesehatan Argentina.
Kargo yang meledak tersebut terletak bersama 35 kargo lain yang mengangkut kimia serupa di bagian pelabuhan untuk kargo berbahaya.
"Ledakan kargo pestisida ini menyebabkan bahaya dalam tingkat yang rendah, mempengaruhi sistem pernapasan," ungkap Sergio Berni, Menteri Keamanan.
Javier Corcuera dari Lembaga Perlindungan Lingkungan mengatakan, warga jangan khawatir karena kimia ini sangat encer dan ini tidak beracun.
Tida ada korban dalam ledakan ini. Namun, Pemerintah Buenos Aires memerintah warga untuk tinggal di tempat evakuasi sementara.
Akibat ledakan ini pemerintah telah memerintahkan semua aktivitas warga dalam radius 20 km untuk ditiadakan. Pasalnya udara yang berubah menjadi kuning menyebar dalam radius 15 km.
Departemen Kesehatan Argentina juga memerintahkan semua rumah sakit dalam siaga merah dan menyediakan sejumlah ambulan. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada anak-anak yang tinggal di dekat pelabuhan.
Sementara itu, banyak warga dilarikan ke rumah sakit. "Saya pusing, dan mata saya nampaknya iritasi," ungkap salah satu korban di rumah sakit.
Beberapa jam pasca ledakan, Menteri Keamanan, Sergio Berni mengatakan situasi telah terkendali. Pihak berwenang juga telah diterjunkan untuk menyelidi penyebab pasti ledakan tersebut.
"Sebuah kontainer yang mengangkut fosfor atau yang secara teknis bernama Thiodicarb 35, bahan yang biasa digunakan sebagai insektisida dan pestisida meledak karena reaksi kimia dalam kontainer tersebut," ungkap Juru Bicara Kementrian Kesehatan Argentina.
Kargo yang meledak tersebut terletak bersama 35 kargo lain yang mengangkut kimia serupa di bagian pelabuhan untuk kargo berbahaya.
"Ledakan kargo pestisida ini menyebabkan bahaya dalam tingkat yang rendah, mempengaruhi sistem pernapasan," ungkap Sergio Berni, Menteri Keamanan.
Javier Corcuera dari Lembaga Perlindungan Lingkungan mengatakan, warga jangan khawatir karena kimia ini sangat encer dan ini tidak beracun.
Tida ada korban dalam ledakan ini. Namun, Pemerintah Buenos Aires memerintah warga untuk tinggal di tempat evakuasi sementara.
Akibat ledakan ini pemerintah telah memerintahkan semua aktivitas warga dalam radius 20 km untuk ditiadakan. Pasalnya udara yang berubah menjadi kuning menyebar dalam radius 15 km.
Departemen Kesehatan Argentina juga memerintahkan semua rumah sakit dalam siaga merah dan menyediakan sejumlah ambulan. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada anak-anak yang tinggal di dekat pelabuhan.
Sementara itu, banyak warga dilarikan ke rumah sakit. "Saya pusing, dan mata saya nampaknya iritasi," ungkap salah satu korban di rumah sakit.
Beberapa jam pasca ledakan, Menteri Keamanan, Sergio Berni mengatakan situasi telah terkendali. Pihak berwenang juga telah diterjunkan untuk menyelidi penyebab pasti ledakan tersebut.
(esn)