Taliban serang Kepala Intelijen Afghanistan
Kamis, 06 Desember 2012 - 20:42 WIB
Taliban serang Kepala Intelijen Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah serangan bom bunuh diri yang dilancarkan Taliban berhasil melukai Kepala Intelijen Afghanistan, Asadullah Khalid, Kamis (6/12/2012). Serangan bom bunuh diri ini terjadi di Ibu Kota Afghanistan, Kabul.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan (NDS) menyebut, Khalid selamat dari serangan teroris, meski mengalami luka-luka. Belum ada pernyataan rinci soal serangan ini dari Pemerintah Afghanistan, termasuk soal jumlah korban luka.
Taliban sendiri memang mengaku menjadikan Khalid sebagai target utama serangan. "Asadullah Khalid adalah target utama. Sejumlah mata-mata telah tewas dan terluka," kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari kantor berita Reuters.
Pada September silam, Parlemen Afghanistan menyetujui pencalonan Khalid sebagai Kepala NDS yang baru. Penujukan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan kelompok Hak Asasi Manusia (HAM). Kelompok HAM telah lama menuduh NDS melakukan penyiksaan pada para tahanan di Afghanistan. Tuduhan yang dibantah keras oleh NDS.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan (NDS) menyebut, Khalid selamat dari serangan teroris, meski mengalami luka-luka. Belum ada pernyataan rinci soal serangan ini dari Pemerintah Afghanistan, termasuk soal jumlah korban luka.
Taliban sendiri memang mengaku menjadikan Khalid sebagai target utama serangan. "Asadullah Khalid adalah target utama. Sejumlah mata-mata telah tewas dan terluka," kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari kantor berita Reuters.
Pada September silam, Parlemen Afghanistan menyetujui pencalonan Khalid sebagai Kepala NDS yang baru. Penujukan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan kelompok Hak Asasi Manusia (HAM). Kelompok HAM telah lama menuduh NDS melakukan penyiksaan pada para tahanan di Afghanistan. Tuduhan yang dibantah keras oleh NDS.
(esn)