Gempa 5,5 SR tewaskan 8 warga Iran
Kamis, 06 Desember 2012 - 12:48 WIB
Gempa 5,5 SR tewaskan 8 warga Iran
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas, sementara 12 lainnya menderita luka-luka setelah gempa berkekuatan 5,5 skala richter (SR) mengucang kota Qayen, Iran, Rabu (5/12/2012) malam waktu setempat.
"Delapan orang dilaporkan tewas, sementara seorang hilang akibat gempa. Beberapa korban yang menderita luka-luka, akhirnya tewas setelah beberapa jam menjalani perawatan," ungkap Mohammad Ali Akhundi, Direktur Manajemen Bencana Khorasan, seperti dilansir Reuters, Kamis (6/12/2011).
"Gempa membuat sejumlah rumah rusak dan memaksa para warga hidup di tempat penanggulangan bencana sementara. Mereka membutuhkan sarana untuk menghangatkan diri dari udara yang dingin," imbuh Akhundi.
Akhundi menambahkan, Palang Merah Iran telah mengutus 15 tim penyelamat untuk mencari korban yang mungkin terjebak di antara bangunan yang runtuh. Sementara itu, sejumlah dokter dan tim medis bergabung dengan Basij (pasukan penyelamat nasional Iran) di beberapa daerah untuk membantu para korban gempa.
Gubenur Farhad Falahati mengatakan, dua desa terkena dampak terparah akibat gempa ini, salah satunya Desa Sharaj. "Kami sangat membutuhkan bantuan untuk mengatasi dampak longsor di Desa Sharaj, yang telah menutup jalan dan menghambat suplai batuan," ungkap Falahati.
Pusat Pencatatan Gempa Iran mengatakan, gempa berkekuatan 5,5 SR berpusat 42 km dari kota Qayen, salah satu dari wilayah utama yang membantu ekspor non-migas Iran. Tercatat, ada 12 gempa susulan pasca gempa utama Qayen.
"Delapan orang dilaporkan tewas, sementara seorang hilang akibat gempa. Beberapa korban yang menderita luka-luka, akhirnya tewas setelah beberapa jam menjalani perawatan," ungkap Mohammad Ali Akhundi, Direktur Manajemen Bencana Khorasan, seperti dilansir Reuters, Kamis (6/12/2011).
"Gempa membuat sejumlah rumah rusak dan memaksa para warga hidup di tempat penanggulangan bencana sementara. Mereka membutuhkan sarana untuk menghangatkan diri dari udara yang dingin," imbuh Akhundi.
Akhundi menambahkan, Palang Merah Iran telah mengutus 15 tim penyelamat untuk mencari korban yang mungkin terjebak di antara bangunan yang runtuh. Sementara itu, sejumlah dokter dan tim medis bergabung dengan Basij (pasukan penyelamat nasional Iran) di beberapa daerah untuk membantu para korban gempa.
Gubenur Farhad Falahati mengatakan, dua desa terkena dampak terparah akibat gempa ini, salah satunya Desa Sharaj. "Kami sangat membutuhkan bantuan untuk mengatasi dampak longsor di Desa Sharaj, yang telah menutup jalan dan menghambat suplai batuan," ungkap Falahati.
Pusat Pencatatan Gempa Iran mengatakan, gempa berkekuatan 5,5 SR berpusat 42 km dari kota Qayen, salah satu dari wilayah utama yang membantu ekspor non-migas Iran. Tercatat, ada 12 gempa susulan pasca gempa utama Qayen.
(esn)