Situasi kondusif, Morsi kembali ke Istana
Rabu, 05 Desember 2012 - 16:49 WIB
Situasi kondusif, Morsi kembali ke Istana
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Mesir Mohamed Morsi telah kembali bekerja di Istana Kepresidenan Mesir, Rabu (5/12/2012) pagi. Morsi bisa kembali ke kantornya, setelah sekitar sepuluh ribu demonstran yang mengepung Istana Kepresidenan pada Selasa 4 Desember malam, memutuskan untuk meninggalkan Istana.
Kondisi lalu lintas di sekitar Distrik Heliopolis, di mana Istana Kepresidenan berada, pada Rabu pagi terpantau cukup normal. Hingga kini, masih ada sekitar 200 demonstran yang memutuskan untuk berkemah dan memblokir salah satu gerbang menuju Istana.
“Kami menuntut Presiden menarik dekrit dan membatalakan rencana untuk melakukan referendum," ungkap tulisan yang terpampang di depan Istana Kepresidenan.
Aksi demostrasi rakyat Mesir tadi malam menjadi ricuh, setelah lebih dari 10 ribu orang demostaran yang menentang Morsi mencoba menerobos masuk ke dalam Istana dengan menyerang barikade polisi yang benjaga di depan Istana.
Guna menghalau aksi para demonstran, polisi anti huru hara Mesir terpaksa menyemprotkan gas air mata ke arah demonstaran. Kementerian Kesehatan Mesir mengatakan, sedikitnya 18 orang dilaporkan terluka akibat aksi bentrok semalam.
Kondisi lalu lintas di sekitar Distrik Heliopolis, di mana Istana Kepresidenan berada, pada Rabu pagi terpantau cukup normal. Hingga kini, masih ada sekitar 200 demonstran yang memutuskan untuk berkemah dan memblokir salah satu gerbang menuju Istana.
“Kami menuntut Presiden menarik dekrit dan membatalakan rencana untuk melakukan referendum," ungkap tulisan yang terpampang di depan Istana Kepresidenan.
Aksi demostrasi rakyat Mesir tadi malam menjadi ricuh, setelah lebih dari 10 ribu orang demostaran yang menentang Morsi mencoba menerobos masuk ke dalam Istana dengan menyerang barikade polisi yang benjaga di depan Istana.
Guna menghalau aksi para demonstran, polisi anti huru hara Mesir terpaksa menyemprotkan gas air mata ke arah demonstaran. Kementerian Kesehatan Mesir mengatakan, sedikitnya 18 orang dilaporkan terluka akibat aksi bentrok semalam.
(esn)