Lagi, Korsel gagal luncurkan satelit
Kamis, 29 November 2012 - 17:36 WIB
Lagi, Korsel gagal luncurkan satelit
A
A
A
Sindonews.com - Korea Selatan (Korsel) gagal meluncurkan satelit Korea Space Launch Vehicle (KSLV-1) ke orbit bumi, Kamis (29/11/2012). Ini adalah kegagalan kali ke empat yang dialami Korsel. Sebelumnya, Korsel sudah melakukan percobaan peluncuran pada Oktober 2012 , Agustus 2009, dan Juni 2010.
Peluncuran satelit KSLV-1 di Pusat Ruang Antariksa Naro, di pantai Selatan Korsel gagal terlaksana, setelah terjadi gangguan tenaga penggerak dalam hitungan mundur, 17 menit sebelum waktu peluncuran. Semula, peluncuran dijadwalkan pada pukul 4 sore waktu setempat.
"Persiapan peluncuran ditangguhkan untuk sementara waktu, karena masalah teknis. Ada masalah pada tahap kedua mesin pendorong roket,” ungkap Menteri Pendidikan Korsel, Cho Yul-rae, seperti di lansir, The Star, Kamis (29/11/2012).
"Keputusan final akan diputuskan 30 menit setelah keputusan ini diambil," imbuh Yul-rae. Awalnya, peluncuran satelit berbobot 140 ton ini dijadwalkan pada 26 Oktober lalu. Namun sebelum peluncuran, para ahli mendeteksi keruksakan pada bagian karet penutup yang menimbulkan kebocoran helium dalam roket. Kerusakan ini ditemukan hanya beberapa jam sebelum waktu peluncuran.
Peluncuran satelit KSLV-1 di Pusat Ruang Antariksa Naro, di pantai Selatan Korsel gagal terlaksana, setelah terjadi gangguan tenaga penggerak dalam hitungan mundur, 17 menit sebelum waktu peluncuran. Semula, peluncuran dijadwalkan pada pukul 4 sore waktu setempat.
"Persiapan peluncuran ditangguhkan untuk sementara waktu, karena masalah teknis. Ada masalah pada tahap kedua mesin pendorong roket,” ungkap Menteri Pendidikan Korsel, Cho Yul-rae, seperti di lansir, The Star, Kamis (29/11/2012).
"Keputusan final akan diputuskan 30 menit setelah keputusan ini diambil," imbuh Yul-rae. Awalnya, peluncuran satelit berbobot 140 ton ini dijadwalkan pada 26 Oktober lalu. Namun sebelum peluncuran, para ahli mendeteksi keruksakan pada bagian karet penutup yang menimbulkan kebocoran helium dalam roket. Kerusakan ini ditemukan hanya beberapa jam sebelum waktu peluncuran.
(esn)