Aktivis Korsel sebarkan kondom ke Korut
Kamis, 08 November 2012 - 21:35 WIB
Aktivis Korsel sebarkan kondom ke Korut
A
A
A
Sindonews.com - Aktivis Korea Selatan (Korsel) kembali mengirimkan selebaran propaganda ke Korea Utara (Korut) dan kondom lewat balon udara. Mereka menerbangkan kondom itu ke wilayah perbatasan.
Para aktivis menggunakan 20 balon gas untuk menerbangkan paket yang berisi 150 ribu selebaran dan 5 ribu kondom. Kondom sengaja dikirim guna menyelamatkan warga Korut dari penyakit kelamin.
"Kami pernah mendengar, kondom adalah benda yang sult didapatkan di Korut. Warga Korut sangat membutuhkannya sebagai alat kontrasepsi dan pencegah penyakit kelamin," ujar aktivis Korsel Bong Tae-Hong, seperti dikutip AFP, Kamis (8/11/2012).
Selain berisikan kondom dan selebaran anti-Korut, paket itu juga berisi alat mandi, senter, manisan, pakaian dalam, kaos kaki dan pasta gigi. Pengiriman itu jelas sangat dikecam oleh Pemerintah Korut, namun sampai saat ini, Korut justru belum mengeluarkan pernyataannya.
Polisi Korsel sempat menghalau warganya melakukan penyebaran selebaran anti-Korut, usai negeri komunis itu mengancam akan menyerang Korsel. Namun para aktivis Korsel tidak gentar dan terus melakukan aksinya.
Para aktivis menggunakan 20 balon gas untuk menerbangkan paket yang berisi 150 ribu selebaran dan 5 ribu kondom. Kondom sengaja dikirim guna menyelamatkan warga Korut dari penyakit kelamin.
"Kami pernah mendengar, kondom adalah benda yang sult didapatkan di Korut. Warga Korut sangat membutuhkannya sebagai alat kontrasepsi dan pencegah penyakit kelamin," ujar aktivis Korsel Bong Tae-Hong, seperti dikutip AFP, Kamis (8/11/2012).
Selain berisikan kondom dan selebaran anti-Korut, paket itu juga berisi alat mandi, senter, manisan, pakaian dalam, kaos kaki dan pasta gigi. Pengiriman itu jelas sangat dikecam oleh Pemerintah Korut, namun sampai saat ini, Korut justru belum mengeluarkan pernyataannya.
Polisi Korsel sempat menghalau warganya melakukan penyebaran selebaran anti-Korut, usai negeri komunis itu mengancam akan menyerang Korsel. Namun para aktivis Korsel tidak gentar dan terus melakukan aksinya.
(esn)