Pria bersenjata tembak mati tiga polisi Mesir
Sabtu, 03 November 2012 - 22:38 WIB
Pria bersenjata tembak mati tiga polisi Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Sejumlah pria bersenjata menembaki mobil yang tengah ditumpangi polisi Mesir. Akibatnya, tiga polisi tewas. Insiden penembakan ini terjadi di pinggiran kota al-Arish, sebelah Utara Semenanjung Sinai, Sabtu (3/11/2012). Usai melakukan penembakan, para pelaku langsung melarikan diri.
“Dua polisi tewas di tempat kejadian, sementara seorang lainnya yang terluka parah, akhirnya meninggal di rumah sakit,” ujar sebuah sumber seperti dikutip dari thestar.
Menurut sumber di Kepolisian Mesir, kemungkinan besar para pelaku adalah kaum militan yang juga melakukan serangan pada 5 Agustus silam. Pada serangan di awal Agustus itu, 16 penjaga perbatasan Mesir tewas.
Gangguan telah menyebar di Sinai, sejak rezim Hosni Mubarak digulingkan dalam pemberontakan rakyat tahun lalu. Akhir-akhir ini, serangan yang dilakukan militan Islam terhadap pasukan keamanan dan perbatasan kian meningkat.
Presiden Mesir yang baru terpilih, Mohamed Mursi, telah berjanji untuk memulihkan keamanan di wilayah miskin sepanjang gurun Sinai. Namun, upaya pemerintah untuk memaksakan kekuasaan otoritas di wilayah gurun yang selama ini praktis tanpa hukum itu, sangat sulit terlaksana.
Sebab, suku-suku yang hidup di gurun lebih memilih tunduk pada hukum adat, ketimbang aturan yang ditetapkan Pemerintah Mesir.
“Dua polisi tewas di tempat kejadian, sementara seorang lainnya yang terluka parah, akhirnya meninggal di rumah sakit,” ujar sebuah sumber seperti dikutip dari thestar.
Menurut sumber di Kepolisian Mesir, kemungkinan besar para pelaku adalah kaum militan yang juga melakukan serangan pada 5 Agustus silam. Pada serangan di awal Agustus itu, 16 penjaga perbatasan Mesir tewas.
Gangguan telah menyebar di Sinai, sejak rezim Hosni Mubarak digulingkan dalam pemberontakan rakyat tahun lalu. Akhir-akhir ini, serangan yang dilakukan militan Islam terhadap pasukan keamanan dan perbatasan kian meningkat.
Presiden Mesir yang baru terpilih, Mohamed Mursi, telah berjanji untuk memulihkan keamanan di wilayah miskin sepanjang gurun Sinai. Namun, upaya pemerintah untuk memaksakan kekuasaan otoritas di wilayah gurun yang selama ini praktis tanpa hukum itu, sangat sulit terlaksana.
Sebab, suku-suku yang hidup di gurun lebih memilih tunduk pada hukum adat, ketimbang aturan yang ditetapkan Pemerintah Mesir.
(esn)