Indonesia & Inggris jalin kerja sama di tiga bidang
Jum'at, 02 November 2012 - 13:48 WIB
Indonesia & Inggris jalin kerja sama di tiga bidang
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Indonesia dan Inggris sepakat menjalin kerja sama di tiga bidang, perdagangan, pertahanan, dan pendidikan. Kesepakatan ini diteken oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, di London, Kamis (1/11/2012) waktu setempat.
"Mereka memiliki diskusi konstruktif pada sejumlah topik, dengan fokus pada hubungan perdagangan dan investasi Inggris-Indonesia," ujar Juru Bicara Kantor Perdana Menteri Inggris seperti dikutip dari AFP, Jumat (2/11/2012).
Menurutnya, kesepakatan di sektor pertahanan meliputi peningkatkan kerjasama dalam bidang penelitian dan pengembangan, investasi, dan produksi. Dalam pertemuan itu juga dicapai kesepakatan untuk mengembangkan gas alam cair di Indonesia dengan nilai proyek mencapai 7,5 miliar Poundsterling.
Sedangkan di sektor pendidikan, Indonesia dan Inggris sepakat memperkuat hubungan antara universitas di kedua negara. Pemerintah Inggris juga memuji Presiden SBY untuk peran utamanya dalam transisi Indonesia, dari tahap autokrasi ke alam demokrasi.
Pada hari Jumat (2/11/2012), yang akan jadi hari terakhir kunjungan kenegaraan Presiden SBY, pejabat-pejabat Kementerian Luar Negeri Inggris akan bertemu dengan kalangan bisnis Indonesia.
"Mereka memiliki diskusi konstruktif pada sejumlah topik, dengan fokus pada hubungan perdagangan dan investasi Inggris-Indonesia," ujar Juru Bicara Kantor Perdana Menteri Inggris seperti dikutip dari AFP, Jumat (2/11/2012).
Menurutnya, kesepakatan di sektor pertahanan meliputi peningkatkan kerjasama dalam bidang penelitian dan pengembangan, investasi, dan produksi. Dalam pertemuan itu juga dicapai kesepakatan untuk mengembangkan gas alam cair di Indonesia dengan nilai proyek mencapai 7,5 miliar Poundsterling.
Sedangkan di sektor pendidikan, Indonesia dan Inggris sepakat memperkuat hubungan antara universitas di kedua negara. Pemerintah Inggris juga memuji Presiden SBY untuk peran utamanya dalam transisi Indonesia, dari tahap autokrasi ke alam demokrasi.
Pada hari Jumat (2/11/2012), yang akan jadi hari terakhir kunjungan kenegaraan Presiden SBY, pejabat-pejabat Kementerian Luar Negeri Inggris akan bertemu dengan kalangan bisnis Indonesia.
(esn)