Khamenei: kekuasaan AS telah menurun
Kamis, 01 November 2012 - 18:11 WIB
Khamenei: kekuasaan AS telah menurun
A
A
A
Sindonews.com - Pemimpin Tertinggi Revolusi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei menyatakan kalau Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengalami penderitaan dan kekalahan dalam konfrontasi panjang dengan bangsa Iran. Pernyataan Khamenei ini disampaikan di depan sejumlah mahasiswa Iran di Teheran, Rabu (31/10/2012).
"Tidak ada keraguan, bahwa kredibilitas kekuasaan AS telah menurun lebih dari 30 kali lipat selama 30 tahun terakhir," kata Khamenei seperti dikutip dari kantor berita Mehr, Kamis (1/11/201). Menurutnya, penurunan kredibilitas itu telah mengurangi pengaruh dan menyebabkan kekalahan beruntun bagi AS.
"Semua realitas menunjukkan, bahwa pemerintah AS arogan dan mementingkan diri sendiri. AS telah menderita kekalahan dalam konfrontasi panjang dengan bangsa Iran yang kuat. Bangsa Iran telah berhasil dalam kampanye melawan pemerintah AS yang arogan,” lanjutnya.
Khamenei menegaskan, bahwa semangat revolusi Iran tak akan hilang, bahkan bertambah kuat. “Tidak ada pemerintahan di dunia ini yang lebih dibenci dibanding Pemerintah AS. Jika pemerintah suatu negara cukup berani untuk menyatakan kebencian terhadap pemerintah AS, maka akan muncul demonstrasi terbesar dalam sejarah,” ungkap Khamenei.
Khamenei juga mengungkapkan pentingnya menjaga persatuan nasional dan mengatakan bahwa perbedaan pendapat antara pejabat dan masyarakat bisa berdampak negatif dalam perjuangan melawan AS.
Ia meminta para pemimpin di Iran untuk menahan diri dari perselisihan menjelang Pemilihan Presiden Iran yang akan dilakukan pada Juni 2013 mendatang. “Siapa saja yang berusaha menujukkan perbedaan pendapat dan memainkan emosi rakyat, sama dengan dengan mengkhianati negara,” tandasnya.
"Tidak ada keraguan, bahwa kredibilitas kekuasaan AS telah menurun lebih dari 30 kali lipat selama 30 tahun terakhir," kata Khamenei seperti dikutip dari kantor berita Mehr, Kamis (1/11/201). Menurutnya, penurunan kredibilitas itu telah mengurangi pengaruh dan menyebabkan kekalahan beruntun bagi AS.
"Semua realitas menunjukkan, bahwa pemerintah AS arogan dan mementingkan diri sendiri. AS telah menderita kekalahan dalam konfrontasi panjang dengan bangsa Iran yang kuat. Bangsa Iran telah berhasil dalam kampanye melawan pemerintah AS yang arogan,” lanjutnya.
Khamenei menegaskan, bahwa semangat revolusi Iran tak akan hilang, bahkan bertambah kuat. “Tidak ada pemerintahan di dunia ini yang lebih dibenci dibanding Pemerintah AS. Jika pemerintah suatu negara cukup berani untuk menyatakan kebencian terhadap pemerintah AS, maka akan muncul demonstrasi terbesar dalam sejarah,” ungkap Khamenei.
Khamenei juga mengungkapkan pentingnya menjaga persatuan nasional dan mengatakan bahwa perbedaan pendapat antara pejabat dan masyarakat bisa berdampak negatif dalam perjuangan melawan AS.
Ia meminta para pemimpin di Iran untuk menahan diri dari perselisihan menjelang Pemilihan Presiden Iran yang akan dilakukan pada Juni 2013 mendatang. “Siapa saja yang berusaha menujukkan perbedaan pendapat dan memainkan emosi rakyat, sama dengan dengan mengkhianati negara,” tandasnya.
(esn)