Ratu Elizabeth: Indonesia melakukan transformasi yang luar biasa
Kamis, 01 November 2012 - 15:57 WIB
Ratu Elizabeth: Indonesia melakukan transformasi yang luar biasa
A
A
A
Sindonews.com – Ratu Elizabeth II mengaku sangat terkesan dengan kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal ini disampaikan Ratu Inggris itu saat menerima kunjungan Presiden SBY, Rabu (31/10/2012) sore waktu setempat.
“Indonesia telah melakukan transformasi yang luar biasa di bawah kepemimpinannya. Kami memiliki kepentingan bersama dalam ekonomi global yang didukung oleh perdagangan bebas. Inggris adalah investor kedua terbesar dari Eropa yang menanamkan modal di Indonesia. Kami memiliki kehadiran yang kuat di berbagai bidang, seperti jasa keuangan, energi, dan industri kreatif,” ujar Ratu Elizabeth, seperti dikutip dari BBC.co.uk.
Presiden SBY menjadi tamu pertama di masa perayaan 60 tahun bertakhtanya Ratu Elizabeth. Perayaan 60 tahun bertakhtanya Ratu Elizabeth dikenal dengan nama Diamond Jubilee Year.
"Sebuah semangat kebersamaan dan kerjasama telah menjadi ciri khas tahun ini. Dan, dalam semangat ini, saya yakin bahwa jika kita bekerja sama dalam satu aspirasi untuk membangun sebuah dunia yang makmur berdasarkan kebebasan fundamental, kemitraan antara Inggris dan Indonesia akan terus berkembang," lanjut Ratu Elizabeth.
Menurutnya, Indonesia telah menjadi negara demokrasi yang berkembang dan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. “Indonesia akan memainkan peran yang lebih besar di panggung internasional,” tambah Ratu Elizabeth.
Presiden SBY sendiri menyampaikan pidato balasan dengan bahasa Indonesia. SBY menggambarkan Ratu Elizabeth sebagai sosok inspirasi bagi ketekunan, dedikasi, dan loyalitas.
"Saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus dan penghargaan kepada Yang Mulia untuk mengundang saya ke negara yang indah dan bersejarah ini,” kata Presiden SBY.
Usai sambutan, Presiden SBY menghadiri jamuan makan siang pribadi di Istana Buckingham. Di istana ini pula, SBY dan Ibu Ani Yudhoyono akan tinggal selama kunjungan tiga hari di Inggris. Presiden SBY juga akan mengunjungi Westminster Abbey, di mana Presiden akan meletakkan karangan bunga di makam pahlawan tak dikenal.
“Indonesia telah melakukan transformasi yang luar biasa di bawah kepemimpinannya. Kami memiliki kepentingan bersama dalam ekonomi global yang didukung oleh perdagangan bebas. Inggris adalah investor kedua terbesar dari Eropa yang menanamkan modal di Indonesia. Kami memiliki kehadiran yang kuat di berbagai bidang, seperti jasa keuangan, energi, dan industri kreatif,” ujar Ratu Elizabeth, seperti dikutip dari BBC.co.uk.
Presiden SBY menjadi tamu pertama di masa perayaan 60 tahun bertakhtanya Ratu Elizabeth. Perayaan 60 tahun bertakhtanya Ratu Elizabeth dikenal dengan nama Diamond Jubilee Year.
"Sebuah semangat kebersamaan dan kerjasama telah menjadi ciri khas tahun ini. Dan, dalam semangat ini, saya yakin bahwa jika kita bekerja sama dalam satu aspirasi untuk membangun sebuah dunia yang makmur berdasarkan kebebasan fundamental, kemitraan antara Inggris dan Indonesia akan terus berkembang," lanjut Ratu Elizabeth.
Menurutnya, Indonesia telah menjadi negara demokrasi yang berkembang dan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. “Indonesia akan memainkan peran yang lebih besar di panggung internasional,” tambah Ratu Elizabeth.
Presiden SBY sendiri menyampaikan pidato balasan dengan bahasa Indonesia. SBY menggambarkan Ratu Elizabeth sebagai sosok inspirasi bagi ketekunan, dedikasi, dan loyalitas.
"Saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus dan penghargaan kepada Yang Mulia untuk mengundang saya ke negara yang indah dan bersejarah ini,” kata Presiden SBY.
Usai sambutan, Presiden SBY menghadiri jamuan makan siang pribadi di Istana Buckingham. Di istana ini pula, SBY dan Ibu Ani Yudhoyono akan tinggal selama kunjungan tiga hari di Inggris. Presiden SBY juga akan mengunjungi Westminster Abbey, di mana Presiden akan meletakkan karangan bunga di makam pahlawan tak dikenal.
(esn)