Kapal Iran kunjungi Sudan untuk beri dukungan
Selasa, 30 Oktober 2012 - 16:52 WIB
Kapal Iran kunjungi Sudan untuk beri dukungan
A
A
A
Sindonews.com - Dua kapal perang Iran bersandar di pelabuhan Sudan, di Laut Merah, Senin (29/10/2012). Angkatan Laut (AL) Iran membawa pesan dukungan dan persahabatan dalam kunjungan ini dan akan berlabuh sempai Kamis (1/11/2012) mendatang.
Juru bicara militer Sudan, Savarmi Khaled Saad, mengatakan, kujungan dua kapal perang Iran ke pelabuhan Sudan dilakukan sebagai bentuk pemberian dukungan, sekaligus menguatkan hubungan diplomatik Iran dan Sudan.
Saad menambahkan, kunjungan ini juga dilakukan dalam rangka menjamin keamanan jalur pelayaran dan pengiriman bantuan melawan terorisme dan pembajakan laut.
Dua kapal tersebut berlayar sejak bulan lalu dari Iran. Dua kapal tersebut adalahkapal perang dan kapal corvette.
Kunjungan kapal perang Iran dilakukan beberapa hari setelah Sudan menuduh Isreal melakukan pengeboman atas pabrik amunisi Yarmouk di Ibu Kota Khartoum
Seperti diberitakan dalam RIA Novosti, Selasa (30/12/2012), Saad tidak mengaitkan kunjungan ini dengan aksi seragan udara Israel ke pabrik amunisi Yarmouk. Dalam serangan ini, pabrik tersebut hangus terbakar dan menyebabkan dua orang tewas.
Sejak 2008 lalu kapal Iran telah ambil bagian dalam armada kapal perang internasional yang melakukan patroli di laut merah. Hal tersebut terjadi, setelah bajak laut Somalia membajak kapal kargo milik Iran.
Juru bicara militer Sudan, Savarmi Khaled Saad, mengatakan, kujungan dua kapal perang Iran ke pelabuhan Sudan dilakukan sebagai bentuk pemberian dukungan, sekaligus menguatkan hubungan diplomatik Iran dan Sudan.
Saad menambahkan, kunjungan ini juga dilakukan dalam rangka menjamin keamanan jalur pelayaran dan pengiriman bantuan melawan terorisme dan pembajakan laut.
Dua kapal tersebut berlayar sejak bulan lalu dari Iran. Dua kapal tersebut adalahkapal perang dan kapal corvette.
Kunjungan kapal perang Iran dilakukan beberapa hari setelah Sudan menuduh Isreal melakukan pengeboman atas pabrik amunisi Yarmouk di Ibu Kota Khartoum
Seperti diberitakan dalam RIA Novosti, Selasa (30/12/2012), Saad tidak mengaitkan kunjungan ini dengan aksi seragan udara Israel ke pabrik amunisi Yarmouk. Dalam serangan ini, pabrik tersebut hangus terbakar dan menyebabkan dua orang tewas.
Sejak 2008 lalu kapal Iran telah ambil bagian dalam armada kapal perang internasional yang melakukan patroli di laut merah. Hal tersebut terjadi, setelah bajak laut Somalia membajak kapal kargo milik Iran.
(esn)