Iran klaim punya gambar pangkalan militer Israel
Senin, 29 Oktober 2012 - 15:59 WIB
Iran klaim punya gambar pangkalan militer Israel
A
A
A
Sindonews.com – Iran mengaku telah memiliki gambar pangkalan militer Israel dan peta daerah-daerah terlarang lainnya. Gambar ini diperoleh dari drone (peswat tak berawak) yang ditembak jatuh jet tempur Israel awal bulan ini.
Seperti dikutip dari thestar, drone yang diluncurkan militan Hizbullah dari Lebanon itu berhasil masuk sejauh 55 km di wilayah udara Israel. Sebelum ditembak jatuh oleh jet tempur Israel, drone ini sempat mengirimkan gambar.
“Sebelum ditembak jatuh, drone itu mentransmisikan gambar basis sensitif di Israel. Pesawat ini mengirimkan gambar mereka secara online dan sekarang kami memiliki gambar daerah terlarang Israel,” kata Esmail Kowsari, Ketua Komite Pertahanan Parlemen Iran, Senin (29/10/2012).
Ruang udara Israel diawasi secara ketat oleh militer negara itu. Kecuali untuk koridor udara komersial, militer Israel memasang banyak instalasi keamanan untuk mencegah penerobosan wilayah udara mereka.
Meski sudah melakukan penjagaan ketat, namun nyatanya di awal Oktober, sebuah drone yang diproduksi Iran dan dirakit di Lebanon berhasil menerobos masuk. Ini adalah insiden pertama dalam kurun enam tahun, ada sebuah pesawat yang bisa menembus wilayah udara Israel.
Pada Minggu 28 Oktober, Menteri Pertahanan Iran, Ahmad Vahidi menyatakan kalau negaranya memiliki drone yang lebih canggih dibanding yang telah ditembak jatuh Israel.
Seperti dikutip dari thestar, drone yang diluncurkan militan Hizbullah dari Lebanon itu berhasil masuk sejauh 55 km di wilayah udara Israel. Sebelum ditembak jatuh oleh jet tempur Israel, drone ini sempat mengirimkan gambar.
“Sebelum ditembak jatuh, drone itu mentransmisikan gambar basis sensitif di Israel. Pesawat ini mengirimkan gambar mereka secara online dan sekarang kami memiliki gambar daerah terlarang Israel,” kata Esmail Kowsari, Ketua Komite Pertahanan Parlemen Iran, Senin (29/10/2012).
Ruang udara Israel diawasi secara ketat oleh militer negara itu. Kecuali untuk koridor udara komersial, militer Israel memasang banyak instalasi keamanan untuk mencegah penerobosan wilayah udara mereka.
Meski sudah melakukan penjagaan ketat, namun nyatanya di awal Oktober, sebuah drone yang diproduksi Iran dan dirakit di Lebanon berhasil menerobos masuk. Ini adalah insiden pertama dalam kurun enam tahun, ada sebuah pesawat yang bisa menembus wilayah udara Israel.
Pada Minggu 28 Oktober, Menteri Pertahanan Iran, Ahmad Vahidi menyatakan kalau negaranya memiliki drone yang lebih canggih dibanding yang telah ditembak jatuh Israel.
(esn)