Tsunami hantam Hawai

Minggu, 28 Oktober 2012 - 20:02 WIB
Tsunami hantam Hawai
Tsunami hantam Hawai
A A A
Sindonews.com – Sesuai perkiraan, gelombang tsunami benar-benar menghantam kepulauan Hawai. Namun, gelombang tsunami ini tak sebesar yang diperkirakan. Tak ada kerusakan dan korban jiwa yang dilaporkan akibat tsunami yang menghantam pada Sabtu (28/10/2012) malam waktu setempat ini.

Pemerintah setempat memperingatkan, bisa jadi gelombang yang lebih besar akan menerpa daerah itu pada Minggu 28 pagi hingga malam. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik menyatakan, bahwa tinggi gelombang tidak dapat diprediksi dan bahwa gelombang tsunami pertama mungkin bukanlah yang terbesar.

“Semua wilayah pantai beresiko terkena tsunami, tidak peduli arah mana yang mereka hadapi," ujar pernyataan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik. Berdasarkan perkiraan ini, sekitar 100 ribu warga Hawai diminta untuk menjauhi garis pantai dan pindah ke tempat yang lebih tinggi.

Setelah gelombang awal, Walikota Honolulu, Peter Carlisle, mengatakan, tidak jelas apakah kemungkinan terburuk telah berlalu atau belum. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik memprediksi gelombang bisa mencapai 7 m, tapi gelombang tsunami awal ini hanya mencapai 2,5 m.

"Semua peristiwa ini berubah-ubah dan Anda tidak bisa benar-benar membedakan mana gelombang yang paling besar. Apakah yang pertama, kedua, atau ketiga,” kata Carlisle.

"Tsunami tiba pada waktu yang kami perkirakan sebelumnya. Semula, saya memprediksi gelombang pertama akan sedikit lebih besar dari yang terjadi saat ini,” kata ahli Geofisika, Gerard Fryer.

Sirene peringatan tsunami di kepulauan Hawai langsung diaktifkan, sesaat setelah Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengeluarkan peringatan tentang tsunami. Jalan-jalan raya pun langsung dipenuhi kendaraan yang mengakibatkan kemacetan.

Carlisle mengatakan, bahwa semua personel polisi dan pasukan cadangan telah ditarik keluar dari zona berpotensi banjir sesaat sebelum gelombang pertama. Dia mendesak pengendara yang terjebak kemacetan untuk meninggalkan kendaraan mereka dan melanjutkan evakuasi dengan berjalan kaki.

"Jika Anda terjebak dalam lalu lintas, Anda harus mempertimbangkan untuk keluar dari mobil Anda dan mempertimbangkan berjalan ke tempat yang lebih tinggi. Anda akan harus menilai situasi Anda sendiri, tergantung di mana Anda berada sekarang,” jelas Carlisle.
(esn)
Berita Terkait
Cegah Astronot Mudah...
Cegah Astronot Mudah Sakit Cumi-cumi Hawai Dikirim ke Luar Angkasa
Sensasi Hawai Ada di...
Sensasi Hawai Ada di Tiki Taka Bar Summarecon Mall Serpong
Menikmati Sore Hari...
Menikmati Sore Hari di Lapangan Hawai Beji
Bikin Nagih, Kesegaran...
Bikin Nagih, Kesegaran Es Jagung Hawai
Sebelum Jatuh ke Laut,...
Sebelum Jatuh ke Laut, UFO Warna Biru Terekam Kamera Melayang di Atas Hawai
Erupsi Gunung Kilauea...
Erupsi Gunung Kilauea di Hawai Menjadi Daya Tarik Warga
Berita Terkini
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
13 menit yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
1 jam yang lalu
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
1 jam yang lalu
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
2 jam yang lalu
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
3 jam yang lalu
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
3 jam yang lalu
Infografis
Rudal Balistik Houthi...
Rudal Balistik Houthi Hantam Tel Aviv, 16 Warga Israel Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved