Ancaman badai Sandy ubah jadwal kampanye Obama & Romney
Minggu, 28 Oktober 2012 - 17:04 WIB
Ancaman badai Sandy ubah jadwal kampanye Obama & Romney
A
A
A
Sindonews.com – Ancaman badai Sandy yang diprediksi akan menerpa Pantai Timur Amerika Serikat (AS) telah mengubah jadwal kampanye dua kandidat Presiden AS, Barack Obama dan Mitt Romney. Seperti dikutip dari thestar, Minggu (28/10/201), Obama dan Romney membatalkan agenda tampil di sejumlah kota.
Obama yang semula dijadwalkan tampil di Virginia pada Senin (29/10/2012), membatalkan agenda itu. Predisen kulit hitam pertama di AS itu lebih memilih memantau perkembangan badai di Washington DC. Baru pada Selasa (30/10/2012), ia akan kembali berkampanye di Colorado.
“Presiden memutuskan untuk memantau perkembangan badai. Dia telah mengarahkan timnya untuk bekerja dan mengerahkan semua sumber daya yang tersedia yang dibutuhkan oleh negara dan pemerintah daerah untuk mempersiapkan diri menghadapi badai, angin kencang, hujan deras, dan banjir,” sebut pernyataan Gedung Putih.
Sementara Romney yang diagendakan tampil di Virginia pada Minggu 28 Oktober, urung tampil di kota itu. Sebagai gantinya, Romney memilih terbang ke Ohio.
Saat ini, warga di sepanjang Pantai Timur AS memang terus bersiap menghadapi badai Sandy yang telah menewaskan 66 orang di Karibia. Warga Pantai Timur AS memborong generator, lilin, makanan, dan perlengkapan lainnya dalam mengantisipasi pemadaman listrik.
"Mereka panik," kata Joe Dautel, seorang pegawai toko di Glenside, Pennsylvania. "Saya menjual empat, lima, hingga enam bungkus baterai pada setiap orang,” lanjutnya.
Obama yang semula dijadwalkan tampil di Virginia pada Senin (29/10/2012), membatalkan agenda itu. Predisen kulit hitam pertama di AS itu lebih memilih memantau perkembangan badai di Washington DC. Baru pada Selasa (30/10/2012), ia akan kembali berkampanye di Colorado.
“Presiden memutuskan untuk memantau perkembangan badai. Dia telah mengarahkan timnya untuk bekerja dan mengerahkan semua sumber daya yang tersedia yang dibutuhkan oleh negara dan pemerintah daerah untuk mempersiapkan diri menghadapi badai, angin kencang, hujan deras, dan banjir,” sebut pernyataan Gedung Putih.
Sementara Romney yang diagendakan tampil di Virginia pada Minggu 28 Oktober, urung tampil di kota itu. Sebagai gantinya, Romney memilih terbang ke Ohio.
Saat ini, warga di sepanjang Pantai Timur AS memang terus bersiap menghadapi badai Sandy yang telah menewaskan 66 orang di Karibia. Warga Pantai Timur AS memborong generator, lilin, makanan, dan perlengkapan lainnya dalam mengantisipasi pemadaman listrik.
"Mereka panik," kata Joe Dautel, seorang pegawai toko di Glenside, Pennsylvania. "Saya menjual empat, lima, hingga enam bungkus baterai pada setiap orang,” lanjutnya.
(esn)