China akan batasi pembangunan reaktor nuklir
Rabu, 24 Oktober 2012 - 19:56 WIB
China akan batasi pembangunan reaktor nuklir
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah China akan membatasi pembangunan reaktor nuklir sebelum tahun 2015. Seperti dikutp dari thestar, Rabu (24/10/2012), reaktor-reaktor nuklir baru ini hanya akan dibangun di daerah pesisir.
Pada pertemuan Dewan Negara yang dipimpin oleh Perdana Menteri Wen Jiabao, Pemerintah China telah mengeluarkan standar keselamatan nuklir dan rencana pengembangan industri yang baru. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan standar keamanan di sektor nuklir.
Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan situs resmi pemerintah, saat membangun sebuah reaktor nuklir baru, China akan menerapkan persyaratan keamanan tertinggi di dunia. Pemerintah China juga telah menangguhkan semua proyek baru yang telah disetujui pada bulan Maret 2011.
Hal ini dilakukan sebagai sikap waspada, mengacu pada gempa bumi dan tsunami di lepas pantai Timur Laut Jepang, yang memicu krisis nuklir di kompleks reaktor Fukushima. Sebelum terjadinya bencana di Jepang, China telah berencana meningkatkan kapasitas reaktor nuklir mereka menjadi 40 gigawatt.
Sebelumnya, sejumlah kota-kota pedalaman dan provinsi di China, termasuk di Barat Chengdu, telah berlomba-lomba untuk membangun reaktor nuklir mereka sendiri. Tapi kini, proyek-proyek itu akan ditunda dan dalam waktu dekat akan ada pemeriksaan berskala nasional untuk menghindari terjadinya krisis nuklir seperti di Fukushima.
Pada pertemuan Dewan Negara yang dipimpin oleh Perdana Menteri Wen Jiabao, Pemerintah China telah mengeluarkan standar keselamatan nuklir dan rencana pengembangan industri yang baru. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan standar keamanan di sektor nuklir.
Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan situs resmi pemerintah, saat membangun sebuah reaktor nuklir baru, China akan menerapkan persyaratan keamanan tertinggi di dunia. Pemerintah China juga telah menangguhkan semua proyek baru yang telah disetujui pada bulan Maret 2011.
Hal ini dilakukan sebagai sikap waspada, mengacu pada gempa bumi dan tsunami di lepas pantai Timur Laut Jepang, yang memicu krisis nuklir di kompleks reaktor Fukushima. Sebelum terjadinya bencana di Jepang, China telah berencana meningkatkan kapasitas reaktor nuklir mereka menjadi 40 gigawatt.
Sebelumnya, sejumlah kota-kota pedalaman dan provinsi di China, termasuk di Barat Chengdu, telah berlomba-lomba untuk membangun reaktor nuklir mereka sendiri. Tapi kini, proyek-proyek itu akan ditunda dan dalam waktu dekat akan ada pemeriksaan berskala nasional untuk menghindari terjadinya krisis nuklir seperti di Fukushima.
(esn)