Tendang anjing polisi, seorang muslim Australia ditahan
Rabu, 24 Oktober 2012 - 17:02 WIB
Tendang anjing polisi, seorang muslim Australia ditahan
A
A
A
Sindonews.com – Kepolisian Australia menahan seorang pria berusia 26 tahun, yang diduga terkait aksi demonstrasi yang berujung pada kerusuhan saat umat Muslim Australia berdemo di depan gedung konsulat AS di Sydney, Australia, 15 September silam.
Aksi demo ini digelar sebagai bentuk protes pada film "Innocence of Muslims" yang dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW. Seperti dikutip dari theaustralian.com.au, sebelum pria ini ditahan, Kepolisian Australia sudah lebih dulu menahan 11 orang yang terkait aksi itu.
“Detektif telah menangkap pria ke-12 atas protes yang berujung kekerasan di pusat kota Sydney bulan lalu. Pada Rabu (24/10/2012) pagi, pria berusia 26 tahun ini hadir di Kantor Polisi Bankstown dan dibawa ke tahanan,” sebut pernyataan Kepolisian New South Wales.
Polisi mengenakan dua dakwaan pada pria tersebut, menyerang polisi dan melakukan tindak kekejaman terhadap hewan. “Polisi akan menuntut pria itu karena telah memukul seorang anggota Polisi Federal Australia dan memukul bahu seorang polisi wanita, serta menendang rusuk seekor anjing polisi selama aksi demonstrasi,” lanjut pernyataan Kepolisian New South Wales.
Bagi Kepolisian Australian, anjing bernama Chuck ini sangat berjasa. Chuck memiliki peranan besar dalam proses penangkapan seorang buronan terkenal di Australia, Malcolm Naden. Anjing dari jenis German shepherd ini mengakhiri perburuan Naden yang sudah berlangsung selama 7 tahun.
Aksi demo ini digelar sebagai bentuk protes pada film "Innocence of Muslims" yang dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW. Seperti dikutip dari theaustralian.com.au, sebelum pria ini ditahan, Kepolisian Australia sudah lebih dulu menahan 11 orang yang terkait aksi itu.
“Detektif telah menangkap pria ke-12 atas protes yang berujung kekerasan di pusat kota Sydney bulan lalu. Pada Rabu (24/10/2012) pagi, pria berusia 26 tahun ini hadir di Kantor Polisi Bankstown dan dibawa ke tahanan,” sebut pernyataan Kepolisian New South Wales.
Polisi mengenakan dua dakwaan pada pria tersebut, menyerang polisi dan melakukan tindak kekejaman terhadap hewan. “Polisi akan menuntut pria itu karena telah memukul seorang anggota Polisi Federal Australia dan memukul bahu seorang polisi wanita, serta menendang rusuk seekor anjing polisi selama aksi demonstrasi,” lanjut pernyataan Kepolisian New South Wales.
Bagi Kepolisian Australian, anjing bernama Chuck ini sangat berjasa. Chuck memiliki peranan besar dalam proses penangkapan seorang buronan terkenal di Australia, Malcolm Naden. Anjing dari jenis German shepherd ini mengakhiri perburuan Naden yang sudah berlangsung selama 7 tahun.
(esn)