Tentara Australia akan kenakan seragam tempur baru

Senin, 22 Oktober 2012 - 17:20 WIB
Tentara Australia akan...
Tentara Australia akan kenakan seragam tempur baru
A A A
Sindonews.com – Tentara Australia yang ditugaskan di Afghanistan akan diberi seragam tempur baru. Seperti dikutip dari News.com.au, Senin (22/10/2012), unit pertama yang akan mengenakan seragam baru ini adalah tentara dari unit pertahanan udara dan tentara dari batalion ke-7.

Pendistribusian seragam tempur yang bersifat multi kamuflase ini akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan. Seragam tempur jenis ini paling efektif untuk bersembunyi di berbagai medan di Afghanistan. Selain Australia, tentara Amerika Serikat dan Inggris juga mengenakan seragam jenis ini.

Meski mengadopsi seragam tentara AS, namun seragam tempur baru ini tetap akan memiliki desain khas Australia. “Seragam ini diproduksi di dalam negeri,” jelas Menteri Urusan Material Pertahanan Australia, Jason Clare. Seragam baru ini diproduksi oleh Pacific Group Workwear di sebelah Barat Footscray, Victoria. Sedangkan kain kamuflase-nya diproduksi oleh perusahaan tekstil Bruck, di Wangaratta.

Bukan kali ini saja Australia meniru seragam tempur tentara AS. Pada 2010, Australia juga melakukan hal yang sama. Saat itu, tentara Australia mengenakan seragam yang diproduksi produsen AS, Presisi Crye. Seragam ini memang nyaman dan jadi kamuflase yang efektif. Namun, banyak tentara Australia yang mengeluh, kalau mereka nampak seperti tentara AS.

Clare mengatakan, tahun lalu Departemen Pertahanan Asutralia membeli lisensi dari Precision Crye untuk bisa memproduksi sendiri di dalam negeri. "Ini adalah seragam tempur terbaik bagi pasukan kami di Afghanistan. Seragam ini menjadi kamuflase terbaik dan membuat tentara kami lebih mudah melakukan pekerjaan mereka,” jelas Clare.

Menurut Clare, para tentara mengaku kalau seragam jenis inilah yang mereka inginkan. “Kami telah memerintahkan untuk membuat 3.600 set seragam baru lainnya, senilai AUSD 780 ribu. Sedangkan tahun depan, akan dibuat 5.500 set seragam,” lanjutnya.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
18 menit yang lalu
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
1 jam yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
2 jam yang lalu
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
2 jam yang lalu
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
3 jam yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved