Akhir tahun ini, Yahoo keluar dari Korsel
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 06:20 WIB
Akhir tahun ini, Yahoo keluar dari Korsel
A
A
A
Sindonews.com - Yahoo Inc mengaku akan menutup operasinya di Korea Selatan (Korsel) pada akhir tahun ini. Seperti dikutip dari news.com.au, Sabtu (20/10/2012), keputusan ini diambil akibat ketatnya persaingan di negara itu setelah kemunculan situs-situs lokal.
"Operasional Yahoo di Korea telah dihadapkan dengan banyak tantangan dan telah memperlambat pertumbuhan bisnis secara keseluruhan di beberapa tahun terakhir ini,” sebut sebuah pernyataan yang dikeluarkan Yahoo Inc.
Yahoo yang kali pertama beroperasi di Korsel pada 1997, saat ini menghadapi persaingan ketat dengan situs lokal Korsel, NHN Corp Naver dan Daum Communications. Hingga September, Naver memimpin pasar portal Korsel lokal dengan 52 persen, diikuti Daum dengan 34 persen. Sedangkan Yahoo hanya menikmati 1,5 persen.
Menurut seorang pejabat Yahoo di Korsel, mulai awal tahun depan, situs Yahoo berbahasa Korea akan terhubung secara otomatis ke situs berbahasa Inggrisnya. Yahoo Inc yang berbasis di Sunnyvale, California, AS, harus berjuang keras di persaingan global melawan Google Inc dan Facebook Inc.
"Operasional Yahoo di Korea telah dihadapkan dengan banyak tantangan dan telah memperlambat pertumbuhan bisnis secara keseluruhan di beberapa tahun terakhir ini,” sebut sebuah pernyataan yang dikeluarkan Yahoo Inc.
Yahoo yang kali pertama beroperasi di Korsel pada 1997, saat ini menghadapi persaingan ketat dengan situs lokal Korsel, NHN Corp Naver dan Daum Communications. Hingga September, Naver memimpin pasar portal Korsel lokal dengan 52 persen, diikuti Daum dengan 34 persen. Sedangkan Yahoo hanya menikmati 1,5 persen.
Menurut seorang pejabat Yahoo di Korsel, mulai awal tahun depan, situs Yahoo berbahasa Korea akan terhubung secara otomatis ke situs berbahasa Inggrisnya. Yahoo Inc yang berbasis di Sunnyvale, California, AS, harus berjuang keras di persaingan global melawan Google Inc dan Facebook Inc.
(esn)