Aparat keamanan Brasil serbu daerah kumuh
Senin, 15 Oktober 2012 - 14:26 WIB
Aparat keamanan Brasil serbu daerah kumuh
A
A
A
Sindonews.com – Ribuan polisi dan tentara Brasil dikerahkan untuk menguasai daerah-daerah kumuh di Utara Rio de Janeiro, Minggu (14/10/2012). Seperti dikutip dari CNN.com, pergerakan pasukan ini didukung oleh sejumlah tank dan helikopter.
Operasi yang dilakukan pada dini hari ini dimaksudkan untuk mengambi alih kontrol atas daerah-daerah kumuh atau yang dikenal sebagai favelas. Sudah jadi rahasia umum, kalau favelas adalah basis para bandar narkoba dan kaum kriminal di Brasil.
Polisi mengaku berhasil menyita sejumlah senjata otomatis, senapan, dan granat. Selain itu, puluhan orang yang dicurigai terkait aksi kriminal ditangkap. Pada Minggu, tak ada korban tewas. Namun, satu hari sebelumnya, dilaporkan lima pengedar narkoba tewas akibat operasi ini.
Secara keseluruhan, operasi pada akhir pekan ini berlangsung sukses. “Situasinya aman terkendali,”ujar Juru Bicara Kepolisian Prancis, Kolonel Federico Caldas. Sejak 2008, aparat keamanan Brasil sudah mengambil alih kontrol di sekitar 30 favelas. Sekitar seperlima dari penduduk Rio de Janeiro tinggal di seribu favelas. Banyak dari mereka mendirikan rumah di lereng bukit curam yang menghadap pantai.
Kontrol keamanan pada favelas-favelas ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan di Brasil. Pasalnya, ada dua even akbar yang akan berlangsung di negara itu dalam kurun empat tahun ke depan. Pada 2014, semua mata akan menuju ke Brasil saat perhelatan Piala Dunia. Dua tahun berikutnya, giliran Olimpiade musim panas yang akan dihelat di negara itu.
Operasi yang dilakukan pada dini hari ini dimaksudkan untuk mengambi alih kontrol atas daerah-daerah kumuh atau yang dikenal sebagai favelas. Sudah jadi rahasia umum, kalau favelas adalah basis para bandar narkoba dan kaum kriminal di Brasil.
Polisi mengaku berhasil menyita sejumlah senjata otomatis, senapan, dan granat. Selain itu, puluhan orang yang dicurigai terkait aksi kriminal ditangkap. Pada Minggu, tak ada korban tewas. Namun, satu hari sebelumnya, dilaporkan lima pengedar narkoba tewas akibat operasi ini.
Secara keseluruhan, operasi pada akhir pekan ini berlangsung sukses. “Situasinya aman terkendali,”ujar Juru Bicara Kepolisian Prancis, Kolonel Federico Caldas. Sejak 2008, aparat keamanan Brasil sudah mengambil alih kontrol di sekitar 30 favelas. Sekitar seperlima dari penduduk Rio de Janeiro tinggal di seribu favelas. Banyak dari mereka mendirikan rumah di lereng bukit curam yang menghadap pantai.
Kontrol keamanan pada favelas-favelas ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan di Brasil. Pasalnya, ada dua even akbar yang akan berlangsung di negara itu dalam kurun empat tahun ke depan. Pada 2014, semua mata akan menuju ke Brasil saat perhelatan Piala Dunia. Dua tahun berikutnya, giliran Olimpiade musim panas yang akan dihelat di negara itu.
(esn)