Lima anggota Royal Marines didakwa membunuh
Minggu, 14 Oktober 2012 - 15:52 WIB
Lima anggota Royal Marines didakwa membunuh
A
A
A
Sindonews.com – Lima anggota Royal Marines (Pasukan Marinir Inggris) didakwa dengan pasal pembunuhan. Seperti dikutip dari Sky News, Minggu (14/10/2012), dakwaan ini dijatuhkan menyusul penemuan rekaman video yang berasal dari sebuah laptop milik salah satu anggota Royal Marines tersangka pembunuhan. Kasus ini sendiri terjadi di Afghanistan pada tahun 2011.
Video itu menggambarkan beberapa anggota Royal Marines tengah mengelilingi seorang anggota Taliban yang terluka. Video itu juga mengungkapkan percakapan yang terjadi antar sesama anggota Royal Marines, tentang apa yang akan dilakukan terhadap anggota Taliban tersebut.
Total ada 9 anggota Royal Marines yang terkait kasus ini. "Polisi Militer telah menangkap dua anggota Royal Marines atas tuduhan pembunuhan dalam kaitannya dengan insiden yang diduga telah terjadi di Afghanistan pada tahun 2011. Dengan penangkapan ini, total ada 9 orang yang ditahan,” ujar seorang Juru Bicara Kementerian Pertahanan.
Empat orang di antaranya telah dibebaskan, sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan lima lainnya telah terbukti melakukan pembunuhan.
“Polisi Militer telah melimpahkan kasus lima anggota Royal Marines ke Layanan Penuntut independen (SPA). Mengikuti arah dari SPA tersebut, lima marinir ini telah didakwa dengan pembunuhan dan mereka tetap dalam tahanan selama proses pengadilan,” lanjutnya.
Video itu menggambarkan beberapa anggota Royal Marines tengah mengelilingi seorang anggota Taliban yang terluka. Video itu juga mengungkapkan percakapan yang terjadi antar sesama anggota Royal Marines, tentang apa yang akan dilakukan terhadap anggota Taliban tersebut.
Total ada 9 anggota Royal Marines yang terkait kasus ini. "Polisi Militer telah menangkap dua anggota Royal Marines atas tuduhan pembunuhan dalam kaitannya dengan insiden yang diduga telah terjadi di Afghanistan pada tahun 2011. Dengan penangkapan ini, total ada 9 orang yang ditahan,” ujar seorang Juru Bicara Kementerian Pertahanan.
Empat orang di antaranya telah dibebaskan, sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan lima lainnya telah terbukti melakukan pembunuhan.
“Polisi Militer telah melimpahkan kasus lima anggota Royal Marines ke Layanan Penuntut independen (SPA). Mengikuti arah dari SPA tersebut, lima marinir ini telah didakwa dengan pembunuhan dan mereka tetap dalam tahanan selama proses pengadilan,” lanjutnya.
(esn)