1,6 juta usia produktif di Inggris masih nebeng ortu

Minggu, 14 Oktober 2012 - 11:59 WIB
1,6 juta usia produktif...
1,6 juta usia produktif di Inggris masih nebeng ortu
A A A
Sindonews.com – Mahalnya harga rumah di Inggris mengakibatkan lebih dari 1,6 juta orang yang berusia 20-40 tahun, masih harus tinggal bersama orang tua mereka. Seperti dikutip dari BBC.co.uk, Sabtu (13/10/2012), angka ini didapat setelah perusahaan survei, YouGov melakukan survei pada 5 ribu orang.

Survei ini dilakukan YouGov atas permintaan Housing Charity Shelter, sebuah lembaga yang bertujuan untuk meringankan penderitaan yang disebabkan oleh tunawisma dan kondisi perumahan yang buruk. Lembaga ini memberikan saran, informasi, dan advokasi kepada masyarakat yang membutuhkan perumahan.

Mahalnya harga properti di Inggris, membuat para orang tua tak yakin, anak-anak mereka akan sanggup membeli rumah sendiri. Menurut hasil survei pada 5.379 orang, 41% tidak percaya anak-anak mereka bisa menabung untuk uang muka membeli rumah. Sedangkan 59% lainnya, mengatakan sulit untuk memulai sesuatu yang baru, mengingat kondisi internal mereka.

“Akar masalahnya adalah, minimnya kaum muda yang benar-benar mampu untuk menyewa atau membeli rumah. Memang bagus bagi para kaum muda untuk tetap tinggal bersama orang tua mereka guna menghemat uang. Tapi, tetap muncul pertanyaan, apakah hal ini bisa terus diterima saat mereka masuk ke usia pertengahan 30-an?” kata Campbell Robb, Chief Executive Shelter.

Menurutnya, kamu muda bisa menjadi putus asa, saat mereka tak bisa mandiri dan menemukan jalan hidup yang baru. “Harga sewa properti di Inggris melambung dan jauh dari jangkauan. Pemerintah perlu melihat dengan serius. Pemerintah perlu membuat perumahan dengan harga lebih terjangkau, sehingga generasi muda bisa hidup mandiri,” lanjut Robb.

Sebuah survei juga menunjukkan, 35% orang dewasa di Inggris terpaksa pindah kembali ke rumah orangtua. Hampir seperempatnya mengatakan, akibat hal ini, hubungan mereka dengan orang tua mereka jadi memburuk.

Seorang warga London, Dan Montefusco (35), mengaku terpaksa kembali ke rumah orang tuanya karena gagal memenuhi uang muka untuk memiliki rumah sendiri. “Saya dihadapkan pada pilihan, hidup bersama dengan orang tua, di saat saya berada pada usia pertengahan 30-an atau membayar sewa sendiri. Saya hampir tidak mampu membayar sewa. Saya sudah beberapa kali kembali ke rumah orang tua, setelah saya berjuang untuk membayar sewa atau mencari tempat tinggal,” tuturnya.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
26 menit yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
55 menit yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
1 jam yang lalu
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
1 jam yang lalu
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
3 jam yang lalu
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved