Duo ilmuwan Amerika Serikat sabet Nobel Kimia
Kamis, 11 Oktober 2012 - 08:29 WIB
Duo ilmuwan Amerika Serikat sabet Nobel Kimia
A
A
A
Sindonews.com - Rasa kaget menyelimuti ilmuwan Amerika Serikat (AS) Robert Lefkowitz saat menerima telepon kemarin. Betapa tidak, dia dan rekannya sesama ilmuwan AS Brian Kobilka mendapatkan Nobel Kimia 2012 dari The Royal Swedish Academy of Sciences.
Kedua ilmuwan itu berhak mendapatkan 8 juta kronor (Rp11,5 miliar) atas penemuan mereka terhadap pekerjaan dalam reseptor G-protein-coupled, pembuka jalan bagi sel yang mereaksi pesan kimiawi. Mereka telah memperlihatkan bagaimana sel di dalam tubuh merespons rangsangan seperti aliran adrenalin yang membantu pengembangan obat-obatan lebih efektif.
”Sekitar separuh dari seluruh pengobatan bergerak melalui reseptor ini di antaranya adalah penghambat beta, antihistamin, dan berbagai obat psikiatrik,” ungkap Komisi Nobel seperti dikutip Reuters. Komisi Nobel juga mengungkapkan, memahami reseptor- reseptor itu telah memberikan kemajuan besar terhadap riset medis.
"Mengetahui seperti apa bentuk mereka dan bagaimana fungsinya akan memberi kita peralatan untuk (mendapatkan) obat-obatan yang lebih baik dengan lebih sedikit efek samping,” ujar anggota Komisi Nobel Sven Lidin.
Lefkowitz, 69, adalah dosen biomedis dan biokimia di Duke University di North Carolina. Sementara Kobilka, yang lahir pada 1955, adalah dosen psikologi molekuler dan seluler di Stanford University School of Medicine di California. Dalam telekonferensi dengan jurnalis Swedia, Lefkowitz mengaku tidak mendengar teleponnya berdering untuk mendapatkan berita membahagiakan itu.
”Saya tertidur dan telepon itu berdering. Saya tidak mendengarnya. Saya harus katakan kepada Anda, saya memakai sumbat telinga saat tidur, jadi istri saya yang memberi tahu saya bahwa ada telepon. Dan begitulah. Mengejutkan sekali,” ujar Lefkowitz seperti dilansir AFP.
Hari ini, Komisi Nobel akan mengumumkan pemenang Nobel Sastra dengan kandidat kuat adalah penulis novel asal Jepang Haruki Murakami. Selain Murakami, penulis China Mo Yan, penyanyi AS Bob Dylan, dan penulis novel AS Thomas Pynchon juga masuk daftar teratas kandidat peraih hadiah bergengsi ini.
Sementara besok adalah hari yang bakal ditunggu banyak orang karena Komisi Nobel akan mengumumkan pemenang Nobel Perdamaian 2012. Nama-nama nomine peraih hadiah ini masih beragam.
Agen taruhan Unibet memfavoritkan Maggie Gibran, biarawati Kristen Koptik yang menjalankan misi anak-anak di Kairo. Lainnya adalah filantropis dan pekerja sosial Pakistan Abdul Sattar Edhi dan pemimpin agama Nigeria John Onaiyekan serta Mohamed Sa’ad Abubakar yang membantu menenangkan negaranya dari kekerasan antaragama tahun ini.
Beberapa nama orang Rusia yang masuk daftar calon penerima Nobel Perdamaian 2012 adalah Svetlana Gannushkina dan gerakan masyarakat madani Memorial serta stasiun radio Ekho Moskvy bersama editornya, Alexei Venediktov. Nama lain yang masuk sebagai kandidat kuat adalah Gene Sharp, pensiunan dosen ilmu politik Amerika yang dikenal atas perjuangannya dalam melawan kekerasan tanpa kekerasan dan dokter serta politikus Afghanistan Sima Samar.
Kedua ilmuwan itu berhak mendapatkan 8 juta kronor (Rp11,5 miliar) atas penemuan mereka terhadap pekerjaan dalam reseptor G-protein-coupled, pembuka jalan bagi sel yang mereaksi pesan kimiawi. Mereka telah memperlihatkan bagaimana sel di dalam tubuh merespons rangsangan seperti aliran adrenalin yang membantu pengembangan obat-obatan lebih efektif.
”Sekitar separuh dari seluruh pengobatan bergerak melalui reseptor ini di antaranya adalah penghambat beta, antihistamin, dan berbagai obat psikiatrik,” ungkap Komisi Nobel seperti dikutip Reuters. Komisi Nobel juga mengungkapkan, memahami reseptor- reseptor itu telah memberikan kemajuan besar terhadap riset medis.
"Mengetahui seperti apa bentuk mereka dan bagaimana fungsinya akan memberi kita peralatan untuk (mendapatkan) obat-obatan yang lebih baik dengan lebih sedikit efek samping,” ujar anggota Komisi Nobel Sven Lidin.
Lefkowitz, 69, adalah dosen biomedis dan biokimia di Duke University di North Carolina. Sementara Kobilka, yang lahir pada 1955, adalah dosen psikologi molekuler dan seluler di Stanford University School of Medicine di California. Dalam telekonferensi dengan jurnalis Swedia, Lefkowitz mengaku tidak mendengar teleponnya berdering untuk mendapatkan berita membahagiakan itu.
”Saya tertidur dan telepon itu berdering. Saya tidak mendengarnya. Saya harus katakan kepada Anda, saya memakai sumbat telinga saat tidur, jadi istri saya yang memberi tahu saya bahwa ada telepon. Dan begitulah. Mengejutkan sekali,” ujar Lefkowitz seperti dilansir AFP.
Hari ini, Komisi Nobel akan mengumumkan pemenang Nobel Sastra dengan kandidat kuat adalah penulis novel asal Jepang Haruki Murakami. Selain Murakami, penulis China Mo Yan, penyanyi AS Bob Dylan, dan penulis novel AS Thomas Pynchon juga masuk daftar teratas kandidat peraih hadiah bergengsi ini.
Sementara besok adalah hari yang bakal ditunggu banyak orang karena Komisi Nobel akan mengumumkan pemenang Nobel Perdamaian 2012. Nama-nama nomine peraih hadiah ini masih beragam.
Agen taruhan Unibet memfavoritkan Maggie Gibran, biarawati Kristen Koptik yang menjalankan misi anak-anak di Kairo. Lainnya adalah filantropis dan pekerja sosial Pakistan Abdul Sattar Edhi dan pemimpin agama Nigeria John Onaiyekan serta Mohamed Sa’ad Abubakar yang membantu menenangkan negaranya dari kekerasan antaragama tahun ini.
Beberapa nama orang Rusia yang masuk daftar calon penerima Nobel Perdamaian 2012 adalah Svetlana Gannushkina dan gerakan masyarakat madani Memorial serta stasiun radio Ekho Moskvy bersama editornya, Alexei Venediktov. Nama lain yang masuk sebagai kandidat kuat adalah Gene Sharp, pensiunan dosen ilmu politik Amerika yang dikenal atas perjuangannya dalam melawan kekerasan tanpa kekerasan dan dokter serta politikus Afghanistan Sima Samar.
(aww)