UU anti cyber sex di Filipina diprotes

Rabu, 03 Oktober 2012 - 14:28 WIB
UU anti cyber sex di...
UU anti cyber sex di Filipina diprotes
A A A
Sindonews.com - Aktivasi Undang-undang Pencegahaan Cyber Crime 2012 di Filipina hari ini mengundang protes sejumlah orang dan media yang takut disensor.

Seperti diberitakan BBC.co.uk, Rabu (3/10/2012) hari ini Pemerintah Filipina mulai mengaktifkan UU yang menyatakan bahwa cyber sex dan chat video seks ilegal.

Masyarakat bereaksi, sejumlah aktivis anonim telah membajak ke situs pemerintah, wartawan menggelar aksi unjuk rasa, dan banyak pengguna Facebook telah menggosongkan foto profil mereka.

UU ini ditandatangani oleh Presiden Filipina Benigno Aquino, 12 September lalu, guna mencegah cyber sex, gadis di bawah umur atau di bawah paksaan, pencurian identitas dan spam.

"UU ini dapat digunakan untuk menyerang para pengkritik pemerintah dan menjadi memukul kebebasan berbicara," ungkap para protes.

Di bawah UU baru ini, seseorang dinyatakan bersalah jika melakukan secara online, termasuk komentar yang dibuat pada jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter atau blog, bisa didenda atau dipenjara.

Tidak tanggung tanggung, para pelaku pelanggaran akan terancam denda 250.000 peso atau sekitar Rp58 juta dan penjara enam bulan sampai 12 tahun penjara bagi mereka yang melakukan pencemaran nama baik lewat dunia maya.

Mereka menilai UU ini akan menjadi kekuatan baru bagi pejabat pemerintah untuk mencari dan merebut data dari akun online seseorang.

Sebelumnya pemerintah Filipina mengatakan peraturan ini dibuat untuk melindungi wanita dari perdagangan dunia dan prostitusi paksa. Mengingat industri Cyber sex semakin marak di Filipina, dimana wanita yang disebut "cam girl" melakukan aksi seksual di depan kamera secara online dan disaksikan para pelanggan situs prostitusi.
(aww)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
18 menit yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
1 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
1 jam yang lalu
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
6 jam yang lalu
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved