Muslim Rohingya dituding terlibat pembakaran kuil
Selasa, 02 Oktober 2012 - 14:22 WIB
Muslim Rohingya dituding terlibat pembakaran kuil
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Mohiuddin Khan Alamgir menuduh pengungsi muslim Rohingya dan kelompok oposisi terlibat dalam aksi pembakaran lima kuil Budha, serta puluhan ribu rumah di kota Ramu, Cox Bazar, Bangladesh.
"Serangan terhadap kuil dan ratusan rumah di lingkungan Budha di Ramu, Cox Bazar, Bangladesh dilakukan oleh kelompok islam radikal," ungkap Alamgir seperti dilansir Banglanews.com, Selasa (2/10/2012).
"Rohingya dan kelompok politik yang menentang pemerintah juga terlibat dalam serangan ini. Aksi penyerangan ini terencana dan sengaja dilakukan untuk mengganggu kerukunan," imbuh Alamagir.
Seperti diketahui, Pemerintah Banglasdesh menolak memberikan status kewarganegaraan bagi pengungsi Rohingya. Pemerintah Bangladesh juga mendorong mereka kembali ke laut dan kembali menjadi pengungsi.
Alamagir menggambarkan aksi penyerangan ini sebagai penyerangan sekretarian terburuk di Bangladesh dan memicu ketakutan bagi kelompok minoritas Budha.
Pejabat setempat, Serajul Haque Khan mengatalan, situasi kini telah terkendali, petugas keamanan masih ditempatkan di beberapa titik yang rawan untuk berjaga-jaga.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi penyerangan lima kuil dan ratusan rumah di kota Ramu, Cox Bazar, Bangladesh dilakukan oleh 25 ribu perusuh. Dipicu oleh publikasi sebuah foto Alquran yang dianggap menghina Islam oleh Uttam Barua, seorang pemeluk Budha di halaman Facebook-nya.
"Serangan terhadap kuil dan ratusan rumah di lingkungan Budha di Ramu, Cox Bazar, Bangladesh dilakukan oleh kelompok islam radikal," ungkap Alamgir seperti dilansir Banglanews.com, Selasa (2/10/2012).
"Rohingya dan kelompok politik yang menentang pemerintah juga terlibat dalam serangan ini. Aksi penyerangan ini terencana dan sengaja dilakukan untuk mengganggu kerukunan," imbuh Alamagir.
Seperti diketahui, Pemerintah Banglasdesh menolak memberikan status kewarganegaraan bagi pengungsi Rohingya. Pemerintah Bangladesh juga mendorong mereka kembali ke laut dan kembali menjadi pengungsi.
Alamagir menggambarkan aksi penyerangan ini sebagai penyerangan sekretarian terburuk di Bangladesh dan memicu ketakutan bagi kelompok minoritas Budha.
Pejabat setempat, Serajul Haque Khan mengatalan, situasi kini telah terkendali, petugas keamanan masih ditempatkan di beberapa titik yang rawan untuk berjaga-jaga.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi penyerangan lima kuil dan ratusan rumah di kota Ramu, Cox Bazar, Bangladesh dilakukan oleh 25 ribu perusuh. Dipicu oleh publikasi sebuah foto Alquran yang dianggap menghina Islam oleh Uttam Barua, seorang pemeluk Budha di halaman Facebook-nya.
(aww)